Kasus Penikaman Anggota Brimob di Makassar, Polisi “Irit” Bicara

LIPUTAN8.COM, MAKASSAR – Penagangan kasus penganiayaan yang terjadi di malam tahun baru 2019, yang dialami oleh Briptu Ari Putra Utama (24), anggota Brimob Polda Sulsel, seakan kurang ditindak lanjuti jajaran Polrestabes Makassar. Pasalnya polisi Irit bicara atau enggan berkomentar terkait kasus pembacokan itu.

Upayan komfirmasi yang dilakalukan Liputan8.Com kepada Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Wahyu Dwi Ariwibowo dan Kasat Reskrim Polrestabes Makassar Kompol Ujang Darmawan Hadi Saputra tidak digubris.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani saat dikonfirmasi juga irit bicara. Ia meminta agar koordinasi dengan Kapolrestabes Makassar. Namun, pada akhirnya, ia sedikit membeberkan bahwa para pelaku belum ada berhasil ditangkap.

“Koordinasi ke Kapolrestabes. Pelaku belum ada yang diamankan,” singkatnya, kepada awak media, Rabu (2/1/2018) malam.

Untuk diketahui, Briptu Ari Putra Utama bersama rekannya, Surahman alias Ammang (37), menjadi korban pembacokan dari sekelompok orang tak dikenal saat berkunjung ke rumah rekannya di Jalan Rappokalling Utara 1, Kelurahan Rappokalling, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, Selasa (1/1/2019) dini hari lalu.

Pasca kejadian tersebut, korban pun harus menjali perawatan medis di Rumah Sakit Bhayangkara atas luka bacok yang di beberapa bagian tubuhnya.

 

 

Penulis : Tejho
Editor : Andi Afdal