Dalam Waktu Dekat, Ditlantas Polda Sulsel Terapkan Tilang Eletronik

LIPUTAN8.COM,MAKASSAR – Kepolisian Republik Indonesia (Polri) khususnya Jajaran Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) dalam waktu dekat akan menerapkan sistem baru penindakan pelanggaran lalu lintas berbasis elektonik dalam rangka pengawasan dan terciptanya Kamseltibcar lulu lintas.

Penindakan eletronik atau electronic traffic law enforcement (ETLE) tersebut akan memanfaatkan teknologi kamera CCTV yang akan dipasang di beberapa traffic light yang ada di Kota Makassar. Pelanggar yang terekam CCTV kemudian ditindak lanjuti oleh petugas yang akan melakukan review (playback) untuk menemukan pelanggaran yang terjadi dan akan menganalisa untuk memastikan terjadi pelanggaran lalu lintas berdasarkan rekaman elektronik.

Setelah itu petugas akan melakukan capture atau rekam video terhadap pelanggaran yang terjadi dan menyimpan hasil capture yang disertai dengan waktu terjadinya pelanggaran.Petugas akan mengecek data base kendaraan berdasarkan nomor polisi kendaraan dan hasil pengecekan tersebut diinput ke aplikasi untuk kemudian dilakukan blokir dan sebagai data surat pemberitahuan.

Setelah pemblokiran STNK kendaraan pelanggar akan dikimkan informasi pemblokiran disertai dengan bukti pelanggaran dan kode BRIVA untuk pembayaran denda dan blokir akan dibuka setelah melakukan pembayaran.

Direktur Lalu lintas (Dirlantas) Polda Sulsel melalui Kasi BPKB Ditlantas Polda Sulsel, Kompol Henki Ismanto mengatakan bahwa penindakan pelanggaran lalulintas dengan bukti rekaman elektronik atau tilang kamera ini dilakukan karena keterbatasan jumlah petugas (Polantas) dilapangan. Olehnya itu, dalam perkembangan tekhnologi saat ini sehingga harus dimaksimalkan salah satunya melalui penegakan hukum lalu lintas.

“Dengan memperhatikan statistik angka pelanggaran lalu lintas di Kota Makassar dan keterbatasan anggota di lapangan, sehingga peran teknologi harus lebih jauh terlibat salah satunya melalui penegakan hukum lalu lintas dengan elektronik (rekaman eletronik/kamera) bukan menjadi sesuatu yang harus ditawar atau di tunda lagi,” ucap Henki Ismanto, Selasa (4/11/2018) siang.

Menurutnya, studi dan penelitian telah membuktikan penegakan hukum lalu lintas dengan elektronik (electronic traffic law enforcement) mampu menekan secara signifikan jumlah pelanggaran dan kecelakaan lalulintas serta membangkitkan sektor-sektor pembangunan lainnya. Sehingga dalam waktu dekat ini, Ditlantas Polda Sulsel akan menerapkan penindakan pelanggaran Lalulintas dengan bukti rekaman elektronik atau tilang kamera.

Penindakan dengan elektronik atau electronic traffic law enforcement (ETLE) ini, diprioritaskan kepada pengendara yang tidak menggunakan helm, boncengan lebih dari satu, pelanggaran traffic light, pelanggaran rambu lalu lintas dan pelanggaran marka jalan.

“Harapannya dengan tilang kamera ini, Ketidaktertiban lalulintas (semrawut), kemacetan, kecelakaan lalu lintas dapat di minimalisir” harapnya.

 

 
Penulis : Tejho
Editor : Rafa