Isu Peringatan HUT OPM di Makassar Aktivis : Aparat, Tindak Tegas

LIPUTAN8.COM, MAKASSAR – Peringatan Hari Ulang Tahun Organisasi Papua Merdeka (HUT OPM) yang diperingati setiap tanggal 1 Desember beredar luar di Media Sosial (Medsos). Isu peringatan tersebut dengan adanya ajakan untuk melakukan aksi demonstrasi dan dialog pro kemerdekaan Papua kepada para mahasiswa di Makassar.

Menaggapi hal tersebut, pembina Celebes Law Investigation,Irvan Sabbang mengecam rencana akan digelarnya peringatan Hut OPM di Makassar.

Menurutnya, OPM adalah gerakan separatisme yang mana gerakan atau kelompok tersebut menggunakan kekerasan dalam menjalankan misinya.seperti yang sering kita lihat di media massa yang tentunya hal ini akan menimbulkan perasaan tidak tentram dan akan menimbulkan rasa takut pada masyarakat karena gerakan ini kerap menimbulkan teror atau peperangan yang bisa membuat stabilitas nasional menjadi buruk.

“Hal tersebut merupakan pelanggaran yang tidak dapat kita diamankan karena dapat menyebabkan perpevahan NKRI dan gerakan Separatis sebagai bentuk perbuatan Makar yang mengancam keutuhan Negara Indonesia, ” kata Irvan salah satu aktivis di Makassar, Selasa (27/11/2018).

Irvan menjelaskan, jika isu itu benar dan segala bentuk kegiatan yang mendukung gerakan separatis OPM baik dalam bentuk demonstrasi maupun dialog adalah merupakan pelanggaran hukum oleh sebab itu aparat keamanan harus bertindak tegas.

“Jika isu itu benar akan dilaksanakan di Makassar, maka tidak ada alasan buat aparat keamanan untuk tidak bergerak,” pungkasnya.

Diketahui bahwa tanggal 1 desember 1963 adalah hari peringatan lahirnya organisasi Papua Merdeka yang mereka peringati setiap tahun ,dibeberapa daerah di Indonesia yang dimanfaatkan anak Papua yang merantau dan mendukung gerakan OPM.
Penulis : Tejho
Editor    : Aura