Polisi Kejar Tiga Pelaku Pemerkosa Pelajar di Takalar

LIPUTAN8.COM, TAKALAR – Pasca penangkapan dua orang pelaku pemerkosaan terhadap pelajar di bawah umur di tanggul Pantai Topejawa, Desa Topejawa, Kecamatan Manggarabombang, Kabupaten Takalar, polisi terus melakukan penyidikan dan pengembangan.

Kapolres Takalar, AKBP Gany Alamsyah Hatta mengungkapkan dari hasil pemeriksaan dan introgasi awal terhadap kedua pelaku diperoleh tiga nama yang diduga kuat terlibat dalam aksi pemerkosaan yang terjadi 14 November 2018, kemarin.

“Dari hasil interogasi awal, tiga nama disebut oleh pelaku yang diduga kuat terlibat dalam kasus pemerkosaan korban, ” kata Gany Alamsyah Hatta, Kamis (22/11/2018) sore tadi.

Gany menjelaskan ketiga orang yang diduga terlibat adalah ZA, MM dan LK, ketiganya adalah warga Kabupaten Takalar.

“Identitas ketiganya sudah kita kantongi, saat ini mereka dalam pengejaran anggota dan ketiganya telah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO),” jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, MA perempuan berusia 16 Tahun menjadi korban pemerkosaan di tanggul pantai Topejawa. Korban saat itu sementara duduk bersama teman lelakinya bernama Ahmad. Berselang beberapa saat, datang pelaku yang berjumlah lima orang langsung melakukan penganiyaan terhadap Ahmad.

Setelah menganiaya rekan korban, pelaku kemudian melakukan pemerkosaan terhadap korban secara bergiliran. Awalnya dua pelaku memegang korban dan tiga pelaku lainnya melancarkan aksinya secara bergantian. Setelah itu, kedua pelaku yang memegang korban kemudian ikut melakukan aksi bejatnya secara bergantian.Setelah puas melakukan aksinya, pelaku kemudian melarikan diri dan meninggalkan korban di TKP.

Kasus tersebut kemudian dilaporkan oleh keluarga korban ke Polres Takalar 19 November 2018 kemarin. Polisi yang menerima laporan korban kemudian bergerak cepat dan berhasil mengamankan dua orang pelaku di Desa Topejawa, Kecamatan Manggarabombang, Kabupaten Takalar. Pada penangkapan kedua pelaku, polisi sempat melepaskan tembakan ke udara untuk menghalau massa dari keluarga korban yang hendak melakukan pemukulan saat pelaku dievakuasi.

“Sempat anggota melepaskan tembakan saat menangkap pelaku. Pasalnya beberapa warga dari keluarga korban hendak menghakimi pelaku,” pungkas Kapolres Takalar, AKBP Gany Alamsyah Hatta.

 

 
Penulis : Tejho
Editor    : Aura