Dianggap Tak Mampu Memimpin, Ketua Karang Taruna Biringkanaya Diminta Mundur

LIPUTAN8.COM, MAKASSAR — Pengurus Karang Taruna tingkat Kelurahan Sekecamatan Biringkanaya meminta kepada Ketua Karang Taruna tingkat Kota Makassar
untuk menonaktifkan Ridwan Hamid sebagai Ketua Karang Taruna Kecamatan Biringkanaya.

Hal itu disampaikan oleh para pengurus Karang Taruna Sekecamatan Biringkanaya setelah menyikapi sikap Ketua Karang Taruna Kecamatan Biringkanaya yang dinilai telah memanfaakan organisasi KT untuk kepentingan pribadi dan politiknya dan tidak profesional dalam memimpin organisasi Karang Taruna Kecamatan Biringkanaya.

“Setelah kita cermati sikap Ketua KT Kecamatan Biringkanaya, kami menilai, beliau tidak layak lagi menjadi ketua di Kecamatan Biringkanya, pasalnya marwah organisasi KT tidak lagi berjalan seperti fungsinya, justru seakan diarahkan kepada kepentingan pribadi dan kelompoknya sendiri, bukan lagi organisasi sosial, beliau tidak profesional memimpin organisasi, ” kata Adi Wijaya Ketua KT Kelurahan Sudiang Raya, selasa (20/11/18).

Kemudian itu Rezki Ardiansyah, Ketua KT Kelurahan Paccerakkan, juga menyampaikan mosi tidak percayanya kepada KT Kecamatan Biringkanaya, menurutnya, fungsi – fungsi pengurus ditingkat Kelurahan seakan – akan tidak diberikan kepercayaan untuk menjalankan organisasi KT wilayah masing – masing, bahkan program – program kerja yang ingin kita laksanakan ditingkat bawah, itu ingin diambil alih oleh Ketua KT Kecamatan Biringkanaya, khususnya jika menyangkut pengelolaan uang organisasi.

“Kami ini sebagai pengurus tingkat Kelurahan, seakan tidak diberi kepercayaan menjalanka organisasi di wilayah kami, bahkan semua kegiatan ingin dikendalikan langsung tanpa menganggap kami sebagai pengurus Kelurahan, khususnya jika ada anggaran yang ingin kita kelola,

” ungkap Rezku Ardiasyah.
Tidak sampai disitu saja, Ketua KT Biringkanaya juga ungkap Ibrahim, organisasi KT ini juga ingin dipolitisasi dan diarahkan untuk terlibat langsung dalam kepentingan salah satu Caleg yang ia dukung.

“Jadi ada upaya Ketua KT kami itu untuk mengarahkan kami untuk berpolitik praktis, dan sudah pasti kami menolak, karena menurut kami KT itu adalah organisasi pemuda yang bergerak di sektor sosial bukan dalam lingkup politik apalagi praktis, itu yang kami tidak sepakati. Kami ingin Organisasi KT ini terus bergerak untuk kepentingan masyarakat dan kita tidak mau di manfaatkan, ” terang Rezki.

Oleh karena itu kami meminta kepada Ketua KT Kota Makassar dan Provinsi untuk segera menonaktifkan saudara Ridwan Hamid sebagai Ketua Karang Taruna Biringkanaya, guna berjalannya semua program kerja yang kita rencanakan, kami akan vakum ketika permintaan kami ini tidak dipenuhi, tutup Ibrahim. (**)