Insiden di Kampus UIM, Satu Mahasiswa Pelaku Penyerangan Ditangkap Polisi

LIPUTAN8.COM, MAKASSAR – Pasca bentrokan antar mahasiswa di Kampus Universitas Islam Makassar (UIM) pihak kepolisian terus melakukan penyelidikan. Hasilnya tim gabungan Jatanras Polrestabes Makassar dibackup personil Cyber Crime Polda Sulsel berhasil menangkap satu orang mahasiswa pelaku penyerangan.

Mahasiswa yang diamankan adalah DP, pelaku ditangkap di Jalan poros Kabupaten Bone – Sinjai tepatnya di Desa Lakykang, Kacamatan Mare, Kabupaten Bone, Kamis (8/11/2018) sekira pukul 11.40 WITA, kemarin.

Oknum mahasiswa ini ditangkap karena diduga sebagai pelaku penganiayaan terhadap mahasiswa asal Palopo, Ilham Ramdona. Dimana korban yang mengalami luka sayatan parang pada bagian belakang sebelah kanan dan bagian kaki bawah lutut, sehingga harus mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit.

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani mengatakan, penangkapan terhadap pelaku berdasarkan adanya laporan polisi terkait penganiayaan di Kampus UIM Makassar. Sehingga, tim Jatanras Polrestabes Makassar langsung berkoordinasi dengan Unit Cybercrime Ditreskrimsus Polda Sulsel dan melakukan penangkapan terhadap pelaku.

“Atas Laproan Polisi yang ada, sehingga tim melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap pelaku,” kata Dicky Sondani, Jumat (9/11/2018) siang.

Berdasarkan data yang berhasil dihinpun, sebelumnya, dua kelompok mahasiswa yang diduga berasal dari Kabupaten Bone tiba-tiba saja melakukan penyerangan terhadap sekelompok mahasiswa asal Palopo yang saat itu sementara nongkrong di belakang Pos Security Kampus.

Karena massa mahasiswa dari Bone lebih banyak, sehingga membuat mahasiswa Palopo mundur dan melarikan diri. Namun nahas, korban Ramdona (mahasiswa Palopo) terlihat di kantin dan langsung dianiaya dengan menggunakan senjata tajam jenis parang.

“Bentrokan tersebut hanya salah paham. Awalnya, mahasiswa Bone kehilangan Laptop lalu melihat mirip laptopnya digunakan mahasiswa Palopo, tapi kesalahpahaman ini sebenarnya telah diselesaikan. Namun, mahasiswa Bone tidak terima lalu melakukan penyerangan,” jelas Dicky Sondani.

Atas penangkapan salah seorang pelaku kata Dicky, saat ini tim gabungan masih melakukan pengejaran terhadap pelaku lain yang diduga juga terlibat dalam penyerangan dan penganiayaan tersebut.

“Kita masih lakukan pengembangan, untuk pelaku (DP) saat ini telah diamankan di Mapolrestabes Makassar untuk proses hukum lebih lanjut,” pungkas Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani.

 

 

 

Penulis : Tejho
Editor : Andi Afdal