WOW…Tedong Bonga Seharga Rp. 600 juta di Floating Zoo F8 Makassar

LIPUTAN8.COM, MAKASSAR — Even besar Makassar International Eight Festival and Forum (F8) 2018, menghadirkan pesona tersendiri. Utamanya, kehadiran kebun binatang buatan (Floating Zoo) di atas laut Pantai Losari.

Kebun binatang itu ada di atas kapal ponton berukuran 16×53 meter dengan berat 540 ton. “Ini sebagai wujud menangkap aspirasi masyarakat, yang menginginkan zoo di atas laut. Karena kan Makassar tidak punya kebun binatang,” kata Kepala Dinas Perikanan dan Pertanian Kota Makassar, Rahman Bando, saat ditemui di depan Floating Zoo, Anjungan Pantai Losari, pada Kamis (11/10/2018).

Menurutnya, ada 30 komunitas hewan yang digandeng, untuk berpartisipasi dalam acara F8 ini. Seluruh komunitas tersebut, membawa hewan-hewan peliharaannya untuk ditunjukkan kepada para pengunjung.

“Sebetulnya ada 300 komunitas fauna di Makassar, tapi cuma 30 yang diikutkan karena keterbatasan ruang kita,” ucapnya.

Ia menjelaskan, ada sekitar 30 hewan yang terdiri 11 jenis fauna, yaitu iguana, ular, kura-kura darat, landak mini, burung parkit, merpati hias, ayam kate, ayam srama, musang, bunglon dan sugar glider (sejenis kanguru tapi ukuran kecil).

Selain itu, di tempat lainnya, tidak jauh dari Floating Zoo, ada juga Tedong Bonga (Kerbau Belang). Tedong yang diberi nama Sadoko itu bernilai Rp 600 juta.

Menurut Rahman, Tedong Bonga yang merupakan khas etnis Toraja, bukan dihadirkan dari tanah asalnya. “Itu miliknya Pemerintah Provinsi (Sulsel) yang dipinjamkan ke kita,” ungkap Rahman.

Lebih lanjut dipaparkan, dihadirkannya Tedong Bonga, untuk dipertunjukkan kepada para pengunjung, khususnya di luar Sulsel. Pasalnya, Tedong Bonga disebut sebagai hewan khas yang merupakan kebanggaan Sulsel, yang bisa bernilai hingga miliaran rupiah.

Sementara Dokter Hewan, Anggreni yang bertugas mengawasi tedong bonga tersebut mengaku jika besar tedong belang ini berkisar 600KG. Sedangkan harganya itu dikisaran Rp.600 juta.

” Kalau harganya berkisar 600 juta, karena ini beratnya sekira 600 KG dan cukup besar.” ungkapnya.

Ia juga mengaku bahwa selain dijaga oleh dokter hewan juga tedong bonga ini dijaga oleh pawang.

” Ada pawangnya juga, kan bahaya kalau ngamuk, “terangnya. (**)