Bocah Penyebar Hate Speech Isu Gempa di Bulukumba Ditangkap Polisi

LIPUTAN8.COM, BULUKUMBA – Bocah berusia 15 Tahun bernisial IS alias IC warga Dusun Dumpu, Desa Sangkala, Kecamatan Kajang, Kabupaten Bulukumba terpaksa harus berurusan dengan pihak Kepolisian Resor Bulukumban.

Bocah ingusan tersebut ditangkap Resmob Polres Bulukumba di Dusun Batunilamung, Desa Jo, jolo, Kecamatan Bulukumpa, Senin (8/10/2018) malam, kemarin. Ia diamankan setelah menyebarkan Hoax atau berita bohong dan Ujaran Kebencian (Hate Speech) di Media Sosial (Medsos) Facebook.

Kasat Reskrim Polres Bulukumba, IPTU Deki Marizaldi mengungkapkan, penangkapan pelaku berawal saat adanya informasi yang diterima terkait penyebaran berita Hoax dan ujaran kebencian yang diumbar di media sosial.

“Pelaku melakukan Hoax dan Ujaran Kebencian (Hate Speech) di media sosial Facebook dengan nama Icca I-ica, terkait informasi Gempa Bumi di Kabupaten Bulukumba,” kata Kasat Reskrim Polres Bulukumba, IPTU Deki Mirazaldi, Selasa (9/10/2018) siang tadi saat dikonfirmasi via telepon selulernya.

Deki menjelaskan, cuitan pelaku di media sosial yang menuliskan “Yesss GEMPAKI BULUKUMBA Aminnnn #KANDAYYA ” langsung dikomentari oleh netizen dan beberapa netizen geram atas postingan pelaku. Olehnya itu lanjut Deki tim kemudian melakukan Profiling terhadap akun facebook yang diduga digunakan pelaku.

Dari Profiling tersebut kata Deki, pelaku kemudian diketahui jika pemilik akun pernah menontong kejuaraan sepak bola Tambangan Cup II di Dusun Kalimporo, Desa Tambangan. Saat itu juga tim langsung bergerak menuju ke lokasi namun pemilik akun tersebut sudah meninggalkan Lapangan sepak bola.

Perburuan terhadap pelaku yang tak membuahkan hasil di lapangan kemudian tak membuat tim menyerah yang terus bergerak menuju rumah pelaku yang terletak di Dusun Tumpu, Desa Sangkala, Kecamatan Kajang. Namun lagi-lagi pelaku tidak berada di rumahnya.

“Dari keterangan orang tua pelaku, anaknya meninggalkan rumah dan tidak tahu kemana. Sampai akhirnya kita berhasil menangkap pelaku di rumah saudara kandung pelaku, ” jelas Deki.

Dari introgasi awal, pelaku mengakui telah melakukan ujaran kebencian di media sosial. Saat ini pelaku telah diamankan di Mako Polres Bulukumba.

“Pelaku saat ini masih dilakukan pemeriksaan, untuk mengungkap motif pelaku,” pungkas Deki Marizaldi.

 
Penulis : Tejho
Editor : Andi Afdal