Dugaan Penyalahgunaan Dana Desa, Polda Sulsel Bakal Panggil Semua Kades di Takalar

LIPUTAN8.COM , MAKASSAR – Kasus dugaan penyalahgunaan dana desa di Kabupaten Takalar terus bergulir di penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (DitresKrimsus) Polda Sulsel. Beberapa kepala desa pun telah menjalani pemeriksaan .

Kasubdit Tipikor Ditreskrimsus Polda Sulsel, Kompol YUdha Wirajati mengatakan dari 76 desa di Kabupaten Takalar untuk saat ini baru 10 yang telah dipanggil, namun dari 10 kepala desa yang telah dipanggil baru lima orang yang diperiksa yakni, kepala desa Lakatong, Topejawa, Tamasaju, Boddia dan kepala desa Ko, mara.

Dalam kasus tersebut, penyidik masih mendalami apakah terjadi pelanggaran hukum atau tidak. Termasuk apakah kepala desa mendapat tekanan atau paksaan.

“Memang ada penyampaian kepala dinas anggaran tersebut diletakkang di masing-masing desa. Tetapi proses pencairannya itu harus melalui rekomendasi. Nah inilah yang kita telusuri apakah memang ada pemaksaan atau bagaimana,” kata Yudha, Kamis (13/9/2018) kemarin.

Yudha menambahkan, dari hasil pemeriksaan kepala desa selanjutnya akan dianalisa dugaan-dugaan pelanggaran hukumnya.Termasuk akan ditelusuri adanya penambahan dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) yang dikeluarkan untuk pembelian HT, motor sampah, dan sebagainya.

“Untuk kepala desa di Kabupaten Takalar, pasti seluruhnya kita panggil untuk menjalani pemeriksaan guna mendalami kasus ini,” pungkasnya.

 

 

Penulis : Tejho
Editor    : Andi Afdal