Sebanyak 3859 Narapidana di Sulsel Dapat Remisi di Peringatan HUT RI Ke 73 Tahun

LIPUTAN8.COM, Makassar – Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Sulawesi Selatan (Sulsel) memberikan remisi kepada ribuan narapidana dalam momentum puncak peringatan hari kemerdekaan Republik Indonesia ke-73 tahun.

Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenkumham Sulsel, Imam Suyudi, mengungkapkan pemberian remisi terhadap ribuan narapidana yang telah menjalani masa hukuman minimal enam bulan lebih awal.

“Ada yang berkelakuan baik semua umumnya seperti itu. Untuk tahun ini ada ribuan narapidana yang kita berikan remisi,” kata Imam usai proses simbolisasi pemberian remisi di kantor Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas 1A Makassar, jalan Sultan Alauddin, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (17/8/2018).

Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenkumham Sulsel, Imam Suyudi memberikan keterangan kepada awak media di Lapas Kelas I Makassar, Jumat 17 Agustus 2018. (Ist)
Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenkumham Sulsel, Imam Suyudi memberikan keterangan kepada awak media di Lapas Kelas I Makassar, Jumat 17 Agustus 2018. (Ist)

Dari data yang dihinpun, jumlah remisi yang diberikan kepada narapidana adalah 3859 orang. Mereka berasal dari 9 Lapas dan 15 Rumah Tahanan (Rutan) yang tersebar di berbagai daerah di Sulsel.

“Mereka yang diajukan remisinya berkas administrasinya lengkap jadi berbagai pertimbangan, makanya remisi ini dijalankan sebagai mana mestinya,” jelas Imam.

Jumlah pemberian remisi terhadap narapidana di Sulsel dengan rincian, 3797 orang untuk pemerian remisi umum I minimal 1 hingga 6 bulan. Sementara untuk remisi umum II, atau langsung dinyatakan bebas sebanyak 62 orang.

Diharapkan, pemberian remisi terhadap narapidana khususnya yang bebas, bisa selaras dengan makna dan semangat pada puncak kemerdekaan Indonesia.

Senada, Penjabat Sementara (Pjs) Gubernur Sulsel, Soni Sumarsono menambahkan, remisi yag diberikan kepada ribuan narapidana bertujuan untuk membangkitkan semangat, sekaligus menjadi bahan refleksi agar sikap dalam pembinaan selama di dalam Lapas bisa dijaga dengan baik.

“Apa lagi mereka sudah mendapatkan remisi jadi bisa tambah motivasi untuk selalu berkelakuan baik di dalam supaya di dalam pengajuan selanjutnya nanti, jika remisi lagi bisa nambah lagi,” pungkasnya.

 

Penulis : Tejho
Editor : Andi Afdal