Polisi Tetapkan Tersangka Baru Kasus Abu Tours

LIPUTAN8.COM, Makassar – Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sulsel kembali menetapkan tersangka baru dalam kasus penipuan dan penggelapan dana jamaah yang dilakukan oleh Biro Perjalanan Haji dan Umrah, PT Abu Tours.

Dia adalah Khairuddin alias Haeruddin M Latang, selaku Komisaris PT Abu Tours. Ia diduga terlibat dalam tindak Pidana penggelapan sebagaimana dalam Pasal 372 KUHP, Pasal 55 dan Pasal 5 UU No.8 Tahun 2010 tentang pencucian uang.

“Jadi penyidik sejak hari Jumat pegang lalu melakukan pemeriksaan,yang bersangkutan ditetapkan sebagai tersangka karena perbuatannya, menerima dan menyimpan uang hasil tindak pidana dan penggelapan, ” kata Kepala Bidang Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani, Selasa (10/7/2018).

Dicky menjelaskan, tersangka menerima dan menyimpan uang jamaah kemudian diserahkan kepada Hamzah Mamba.Selain itu, tersangka juga menerima bonus berupa satu unit mobil dan satu rumah tinggal serta diberangkatkan haji dan umroh bersama keluarga.

“Atas perbuatannya,tersangka terancam pidana kurungan penjara selama 20 tahun,” jelas Dicky Sondani.

Dari informasi yang berhasil dihinpun,selain penetapan tersangka Komisaris PT Abu Tours, penyidik juga melalakukan pemeriksaan terhadap istri Ceo PT Abu Tours, Nursyahria Mansyur alias Ria.

Istri bos besar PT Abu Tours tersebut ikut diperiksa atas dugaan keterlibatan dalam kasus tindak pidana berupa penggelapan dan pencucian uang yaitu menerima dan menyimpan uang dari pada jamaah kemudian membelanjakannya bersama suami.

“Istri Hamzah Mamba statusnya saat ini masih saksi,” jelas Dicky Sondani.

Untuk diketahui, dalam kasus Abu Tours ini, Polda Sulsel telah menetapkan tiga orang tersangka. Yaitu, Direktur Utama PT Abu Tours, Abu Hamzah Mamba, mantan Manager Keuangan Abu Tours dengan inisial MKS (40) warga Jalan Dg Tata Raya, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar dan Komisaris PT Abu Tours bernama Khairuddin alias Heruddin M Latang. (Bur)