Antipasi Teror, Jadi Alasan Jalur Masuk Ditlantas Polda Sulsel Pakai Portal

LIPUTAN8.COM, Makassar – Guna mengantisipasi kemungkinan adanya serangan seperti dari kelompok teroris yang menjadikan kantor Kepolisian sebagai sasaran,seperti serangan bom bunuh diri yang terjadi di Polres Surabaya, Jawa Timur dan beberapa kantor Polsek.

Olehnya itu, kantor Kepolisian Daerah Polda Sulslel dan jajaran telah lama berbenah diri guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

Seperti pada kantor Direktorat Lalulintas Polda Sulsel yang terletak di Jalan AP. Pettarani, Kecamatan Panakkukang, Makassar yang akses jalan masuknya telah dilengkapi dengan portal yang aksesnya menggunakan sistem eletrik yang sentralnya terletak pada posko piket Direktorat Pantroli Jalan Raya (PJR).

Kasi Bpkb Ditlantas Polda Sulsel, Kompol Henki Ismanto menjelaskan, keberadaan portal tersebut tentunya adalah untuk mengantisipasi kemungkinan setiap saat adanya aksi teror .

“Tentunya berfungsi sebagai pengaman, dan ini adalah bentuk antisipasi kemungkinan adanya aksi teror. Fungsinya jelas untuk pengamanan, ” kata Henki Ismanto,Selasa (10/7/2018).

Palang portal yang terpasang di pintu masuk (bagian samping) kantor Direktorat Lalulintas Polda Sulsel. Foto (Ist)
Palang portal yang terpasang di pintu masuk (bagian samping) kantor Direktorat Lalulintas Polda Sulsel. Foto (Ist)

Mantan Kapolsek Biringkanaya ini menjelaskan, terkait adanya rumor yang menyebutkan keberadaan portal tersebut untuk menutup akses informasi dikatakannya itu hal yang tidak benar. Menurutnya, akses informasi dalam ruang linkup Direktorat Lalulintas terbuka untuk masyarakat luas.

“Ada rumor kalau portal tersebut sebagai bentuk menutup akses informasi, tentu tidak benar. Kepada masyarakat, siapa pun yang membutuhkan informasi tinggal menghubungi anggota pada satuan tugas sesuai bidang masing-masing, ” jelas Henki Ismanto.

Kepada masyarakat lanjut Henki, yang hendak mengurus surat-surat kendaraan bermotor cukup menyampaikan kepada petugas jaga yang ada di pos bagi mereka yang menggunakan kendaraan bermotor.

“Bagi masyarakat yang hendak mengurus surat-surat kendaraannya agar menyampaikan kepada petugas di pos dan petugas akan membuka portalnya.Jadi selain untuk ketertiban, ini terlebih kepada pengamanan, ” urai Henki Ismanto. (Bur)