Sebagai Saksi Danny Kooperatif, Polda Sulsel Jadwal Ulang Panggilan

LIPUTAN8.COM, MAKASSAR — Polda Sulsel, bakal mengatur ulang pemanggilan Wali Kota Makassar sebagai saksi, pada kasus fee 30 persen yang diduga diduga melibatkan oknum camat di lingkup pemerintahannya.

Meski sebelumnya sudah dilakukan pemanggilan pertama, namun Danny Pomanto belum bisa hadir dan hanya mengutus penasehat hukumnya menghadap di Polda Sulsel. Sehingga pemanggilan akan diatur ulang.

Kabid Humas Polda Sulsel Dicky Sondani mengatakan, pihaknya akan melakukan pengaturan ulang jadwal pemanggilan tersebut.

“Jadi akan direschedule lagi untuk panggilan berikutnya setelah lebaran. Mungkin setelah lebaran, mungkin ya,” kata dia Senin, (12/06/2018).

Ia mengatakan, pemanggilan tersebut akan dilakukan usai Lebaran. “Kata Ditkrimsus demikian, akan dipanggil setelah lebaran, sebagai saksi ya,” katanya lagi.

Terkait dengan pemanggilan paksa Dicky mengaku harus sesuai dengan prosedur yang ada. “Oh nggak lah, belum lah, orang pejabat kok, dia bisa mengatur diri kan,” katanya.

Sementara itu kuasa hukum Danny Pomanto menyikapi jadwal panggilan kedua, Adnan Buyung Azis mengatakan, bahwa tentu pihak Kepolisian punya mekaniseme yang jelas.

“Saya kira aturannya memang begitu, bukan berarti bahwa pak Danny tidak mau menghadiri pemeriksaan oleh penyidik Polda, pak Danny cukup koperatif dalam panggilan pertama yang di minta oleh pihak penyidik buktinya beliau tidak bisa hadir dengan di sertai alasan yang patut dan wajar, yakni ada agenda pelantikan pengaktifan dirinya kembali sebagai Wali Kota, ” kata Adnan Buyung, selasa (12/6/18).

Adnan Buyung menambahkan, secara hukum pemanggilan dapat di lakukan lagi namun bagus jika pemanggilan kedua ini disesuaikan kan jadwal yang dimiliki oleh pak Danny sebagai Wali Kota Di kuatirkan nantinya pemanggilan yang kedua ini bersamaan dengan agenda nasional khusus ada pertemuan – pertemuan penting yg harus di ikuti oleh pak Danny sebagai Walikota, tambahnya. (**)