Jaga Estetika Wilayah, Lurah Laikang Optimalkan Penertiban Bangunan Liar

LIPUTAN8.COM — Pemerintah kelurahan Laikang kecamatan Biringkanaya, Makassar, terus menggenjot pengawasan dan penertiban pedagang kaki lima (PKL) di wilayah kelurahan Laikang.

Tak hanya PKL, pihak kelurahan juga intens turun menertibkan bangunan liar dan semua hal yang terlihat rantasa’ (Kotor) di wilayah pemekaran kelurahan Sudiang Raya tersebut.

Seperti yang dilakukan, Rabu lalu, Lurah Laikang Siti Fatimah bersam tim trantib, menyisir PKL yang berada di jalan poros Perumnas Sudiang. Beberapa bangunan liar dan lapak PKL yang melanggar dibongkar.

Lurah Laikang Siti Fatimah mengatakan, penertiban/pembersihkan lapak-lapak PKL di poros Perumnas Sudiang ini merupakan wujud dalam menciptakan wilayah yang bersih, tertib dan nyaman. Ini juga demi kepentingan masyarakat, agar dalam beraktivitas bisa berjalan lancar dan tertib.

“Apa yang kami lakukan ini, semata mata untuk menjaga estetika kota di kelurahan Laikang. Kami juga bertindak sesuai atauran yang ada,” jelas Fatimah.

“Sesuai arahan dan petunjuk Pak Camat, pokoknya tidak ada toleransi. Semua pedagang kaki lima, dan bangunan liar yang menggunakan daerah milik jalan (Damija) harus dibongkar,” tegas Fatimah.

Fatimah menambahkan, sebelum turun melakukan penertiban, pihaknya sudah menempuh jalur persuasif kepada para PKL dan pemilik bangunan liar.

Pihak kelurahan, sudah berulang kali menegur, bahkan memberi kesempatan berbulan bulan untuk membongkar sendiri lapak lapaknya. Namun semua itu tidak diindahkan.

“Makanya kami turunkan tim trantib ke lapangan untuk menindak tegas PKL yang kepala batu,” tandasnya. (bas)