Selama Ramadan, Damkar Makassar Siaga 24 Jam

LIPUTAN8.COM — Selama bulan suci Ramadan 2018/1439 H, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Makassar tetap bekerja seperti hari-hari biasanya, dan akan terus bersiaga 24 jam non stop. Apalagi di bulan puasa ini sangat rentan terjadi musibah kebakaran.

Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan agar bisa mencegah terjadinya kebakaran.

“Sekarang ini ada dua momen yaitu bulan puasa dan musim kemarau. Kondisi tersebut memang rentan musibah kebakaran. Jadi kami tetapkan siaga untuk Kota Makassar,”  kata Kepala Dinas Damkar Kota Makassar, Muh Takdir Hasan Saleh kepada liputan8.com usai menerima penghargaan dari Kapolda Sulsel Irjen Pol Umar Septono di Lapangan Karebosi, Makassar, beberapa waktu lalu.

“Menghadapi musim kemarau dan memasuki bulan puasa ini, kami tentunya lebih ekstra siaga dan waspada,” tambah Takdir.

Bertepatan kemarau serta bulan puasa tahun ini, Takdir mengingatkan masyarakat Makassar memperhatikan kondisi kompor dan listrik.

“Persiapan sahur, biasanya dini hari sudah bangun untuk memasak. Jangan sampai masih ngantuk, terus kompor lupa dimatikan. Beban listrik juga meningkat dua kali lipat saat bulan puasa. Musim kemarau juga jadi perhatian masyarakat. Dikhawatirkan ada pemuaian pada bangunan yang memicu terjadi korsleting,” tuturnya.

Maka dari itu, Takdir meminta warga meningkatkan kewaspadaan dengan memeriksa alat listrik dan jangan menggunakan beban listrik berlebihan.

Selain itu, sambung dia,  warga tidak sembarangan membuang puntung rokok ke tempat yang terdapat benda-benda mudah terbakar dan jangan meninggalkan kompor dalam keadaan menyala.

“Selama bulan puasa dan musim kemarau, kami tetap bekerja seperti biasa. Petugas pemadam standby 24 jam,” pungkasnya. (bas)