Di Kamar Kos,Calon Mahasiswa Ini Ditemukan Tak Bernyawa Lagi

LIPUTAN8.COM, Makassar – Andi Alfian Pratama (18) warga Taneteriattang Barat Kabupaten Bone, ditemukan terbujur kaku di kelurahan Pandang Kecamatan Panakkukang Makassar, Selasa (15/5/2018). Alfian ditemukan tak bernyawa di Kamar kost milik Pak Alwi dalam kondisi tengkurap.

Dari keterangan Kapolsek Panakkukang, Kompol Ananda Fauzi Harahap, Alfian yang merupakan calon mahasiswa ini ditemukan tak bernyawa oleh

teman Bimbingan Belajar nya bernama Syarif. Saat itu sekitar pukul 10 : 00 Wita, Reza hendak menjemput korban untuk bersama-sama ke tempat Bimbingan Belajar  (Bimbel).

“Setelah pintu kamar korban di dorong, karena dalam keadaan tidak terkunci, saksi (Reza) menemukan korban dalam kondisi tengkurap, ” kata Ananda, Selasa (15/5/2018).

Saksi yang merasa tidak mau mengganggu rekannya tidur, Reza kembali ke rumahnya lagi sambil menunggu korban menelpon atau menjemput balik. Namun berselang beberapa saat Reza sudah gelisah karena korban tidak kunjung datang akhirnya Reza kembali ke kamar korban untuk mengecek ulang perihal korban namun kondisi korban masih dalam posisi yang sama.

“Akhirnya dia (Reza) berangkat sendiri ke tempat Les Bimbel,” tambahnya.

Ananda menjelaskan, sekira pukul 11.30 wita, Syarif menyusul ke kamar korban  memanggil-manggil nama korban namun tidak ada jawaban. Karenan merasa penasaran, Syarif mencoba menyentuh kaki untuk membangunkan korban tetapi tidak ada reaksi lalu Syarif mengecek nadi di pergelangan tangan dan leher korban.

“Saat dicek sudah tidak ada denyut lagi,” tambahnya.

Karna merasa curiga dia (Syarif) melaporkan kondisi korban kepada Pak Joko (pemilik Bimbel). Sehingga Pak Joko segera mendatangi TKP untuk mengecek langsung korban. Setelah mengetahui kondisi korban maka Pak Joko segera melaporkan keadaan tersebut ke kantor Polsek Panakkukang.

“Pihak SPKT Polsek Panakkukang bersama piket fungsi tiba dilokasi dan langsung memasang police dan mengamankan TKP serta menghubungi pihak Dokpol RS Bhayangkara,” jelas Ananda.

Ananda mengatakan, pihak dokpol RS Bhayangkara tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan langsung melakukan olah TKP bersama degan personil dari Polsek Panakkukang bersama Tim Inafis Polrestabes Makassar.

“Hasil pemeriksaan awal Tidak ada tanda perlukaan dan tidak ada tanda kekerasan,” tambahnya. (Bur)