Pasca Bom Gereja di Surabaya, 2500 Personel Diterjunkan Pantau Gereja di Makassar

LIPUTAN8.COM , Makassar – Pasca gunjangan bom bunuh diri yabg terjadi di tiga Gereja di Surabaya, Jawa Timur, Polrestabes Makassar melakukan penjagaan ekstra ketat terhadap ratusan tempat ibadah Gereja di Kota Makassar, Minggu (13/5/2018).

Penjagaan yang ekstra ini dilakukan dengan menambahkan personel pengamanan di setiap gereja di Kota Makassar untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada jamaah yang melakukan ibadah .

“Ya kami menambah penguatan personel di 153 Gereja di Kota Makassar, dari 1.600 sekarang 2.500 keseluruhan,” kata Kapolrestabes Makassar Kombes Irwan Anwar, Minggu (13/5/2018).

Dari ribuan personel yang diturunkan, kata Irwan, pihaknya melibatkan personel gabungan yaitu dari Polrestabes Makassar, Brimob Polda, Sabhara, Reserse dan PAM Obvit Polda Sulsel.

Adanya penambahan personel pengamanan yang di backup langsung oleh Polda Sulsel, sehingga Kapolrestabes Makassar menghimbau kepada masyarakat agar tidak pernah takut dan tetap melaksanakan ibadah seperti biasanya karena pihak kepolisian siap melakukan pengamanan.

“Masyarakat yang ingin beribadah di gereja agar tidak usah takut, dan tetap menjalankan ibadah secara normal,” tambahnya.

Selain untuk penjagaan di gereja-gereja, penambahan personel ini juga ditujukan untuk pengamanan di sejumlah titik keramaian yang berada di Kota Makassar.

“Walau hari Minggu, kegiatan masyarakat di Makassar cukup banyak. Yang rutin car free day, kegiatan masyarakat di gereja, dan pengamanan rencana pembacaan putusan Panwaslu kami amankan. Seiring ledakan bom di Surabaya tentu harus mawas diri,” jelas Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Irwan Anwar.

Pantauan di lapangan, hadir dalam pemantaun pengamanan rumah ibadah di Kota Makassar,selian Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Irwan Anwar, hadir juga Dansat Brimob Polda Sulsel, Kombes Pol Adeni Muhan Dg Pabali dan Karo Ops Polda Sulsel, Kombes Pol Stephen. (Bur)