NA dan NH Diserang Black Campaign, Jayadi Nas: Itu Bentuk Kepanikan Kandidat Lain

LIPUTAN8.COM — Mantan Ketua KPU Sulsel, Jayadi Nas turut menanggapi selebaran kampanye hitam serta beredarnya sms blast yang masing-masing ditujukan kepada kandidat gubernur Nurdin Abdullah (NA) dan Nurdin Halid (NH).

Ia mengatakan kampanye hitam itu model penyebaran informasi yang tidak bertanggung jawab. Pasalnya, menurut dia, selebaran dan sms itu menyembunyikan identitas pengirim,kemudian menuduh dengan hal yang tidak sebenarnya.

“Jadi bisa saja itu adalah suatu bentuk kepanikan calon yang telah membuat (kampanye hitam) itu terhadap calon yang dirugikan,” ucap Jayadi, Jumat (11/5/2018).

Pengamat politik Universitas Hasanuddin itu menjelaskan, pola pikir masyarakat sekarang sudah berubah. Sehingga dengan demikian, masyarakat cerdas dapat menilai apa yang dilakukan oleh oknum kandidat yang melakukan cara curang di Pilgub Sulsel.

“Bisa saja justru akan menimbulkan rasa antipati terhadap orang yang menyebarkan hoaks dan lebih menguntungkan pihak yang dirugikan saat ini,” tuturnya.

“Karena masyarakat cenderung simpati kepada orang yang selalu didzalimi. Tentu justru orang yang menyebar hoaks, kampanye hitam dan premanisme itu adalah orang yang sangat panik terhadap kondisi yang ada,” ucapnya menambahkan.

Ia juga menduga, aksi premanisme dan kampanye hitam itu adalah salah satu strategi dari kandidat Pilgub yang disebutnya sudah panik. Kemudian, menghalalkan segala cara untuk mendapatkan kekuasaan. (**)