Proses Hukum Polantas ‘Penganiaya’ di Bulukumba Masih Bergulir di Propam

LIPUTAN8.COM, Makassar  – Penanganan kasus penganiayaan terhadap seorang pelajar yang dilakukan oleh oknum polisi lalu lintas (Polantas) Polres Bulukumba hingga saat ini masih terus bergulir di Propam Polres Bulukumba.

Kapolres Bulukumba, AKBP Anggi Naulifar Siregar mengatakan, untuk anggota yang terlibat masalah saat ini masih dalam proses pemeriksaan. Meski demikian, Anggi mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengunjungi rumah keluarga korban.

“Kami (Polres Bulukumba) telah ke rumah korban dan sudah berdamai, namun proses hukum masih berlanjut, untuk anggota yang terlibat saat ini masih proses riksa, “kata Anggi Naulifar Siregar, saat dikonfirmasi, Selasa (8/5/2018) sore.

Anggi menambahkan kepada anggota yang terbukti melanggar akan dihadapan dengan hukuman Disiplin berupa penundaan pangkat dan penahanan yang hukumnya disesuaikan dengan tindakan yang telah dilakukan.

“Hukuman disiplin, disesuaikan dengan tindakan yang mereka lakukan, ” jelas Anggi.

Di tempat terpisah, Direktur Lalulintas (Dirlantas) Polda Sulsel, Kombes Pol Agus Wijayanto menyikapi serius insiden yang dilakukan oleh oknum anggota Polantas Polres Bulukumba yang terjadi pada hari Kamis, 3 Mei 2018, kemarin.

“Kalau oknum polisi salah, tindak tegas sesuai prosedur,” tegas Agus Wijayanto saat dikonfirmasi, Sabtu (5/5/2018) malam.

Menurutnya, polisi itu sesuai undang-undang sebagai pelayan, pelindung, pengayom masyarakat, dan juga sebagai alat negara penegak hukum. Sehingga, harus profesional dalam pelaksanaan tugas dan jika ada oknum melanggar hukum, ya ditindak.

“Polisi itu pelindung, pengayom masyarakat, sehingga harus profesional dalam melaksanakan tugas, jika melanggar hukum, ya ditindak, “tegas Agus Wijayanto.

Kasat Lantas Polres Bulukumba, AKP Anis Dj bersama anggota beberapa anggota Lantas Polres Bulukumba mendatangi keluarga korban penganiayaan, Sabtu (5/5/2018) malam.  (Ist)
Kasat Lantas Polres Bulukumba, AKP Anis Dj bersama anggota beberapa anggota Lantas Polres Bulukumba mendatangi keluarga korban penganiayaan, Sabtu (5/5/2018) malam. (Ist)

Agus juga membeberkan, pasca peristiwa penganiayaan yang diduga dilakukan oleh oknum Polantas Polres Bulukumba tersebut, Kasat Lantas Polres Bulukumba AKP Anis Dj, telah meminta maaf kepada keluarga korban.

“Kasat lantas sudah ke korban dan keluarga untuk meminta maaf atas kejadian tersebut,” tutupnya.

Untuk diketahui, seorang pelajar berinisial AA (18) menjadi korban penganiayaan yang dilakukan oleh sejumlah oknum polantas Polres Bulukumba. Aksi penganiayaan ini bermula saat korban melakukan konvoi bersama rekannya usai merayakan kelulusan dalam ujian nasional.

Korban yang melakukan konvoi langsung dihadang oleh tiga motor patroli dan satu motor matic di Jalan Ahmad Yani Kota Bulukumba. Saat menghadang korban, oknum polantas ini pun langsung menganiaya korban dengan memukul, menendang hingga menyiram muka korban dengan bensin sembari berteriak bakar.

Atas perbuatan para oknum polantas tersebut, Uswatun khasanah Amin (41) selaku orang tua korban langsung melaporkan oknum anggota yakni Aiptu Abd Kahar ke Propam Polres Bulukumba.(Bur)