Kebakaran di Ruang Yanma Mako Brimob, Berikut Penjelasan Dansat Brimob Polda Sulsel

LIPUTAN8.COM, Makassar – Komandan Satuan Brimob Polda Sulsel, Kombes Pol Adeni Muhan Dg Pabali angkat bicara terkait kebakaran diruang Layanan Masyarakat (Yanma) Markas Komandan (Mako) Brimob Polda Sulsel di Jalan Sultan Alauddin, Kota Makassar, Selasa (8/5/2018) siang, sekira pukul 12.15 Wita.

Adeni Muhan menjelaskan, kebakaran yang terjadi di ruang Yanma tersebut merupakan musibah yang diberikan oleh Allah SWT. Dimana pada saat terjadi kebakaran, anggota sedang melaksanakan shalat Dhuhur berjamaah.

“Kita terkena musibah, kejadian tadi terjadi sekitar pukul 12.15 Wita, saat kita sedang shalat dhuhur, dan kebakaran itu sumbernya dari ruang Yanma,” kata Adeni Muhan kepada awak media pasca kebakaran.

Informasi atas kebakaran tersebut, kata Adeni Muhan, berawal dari informasi anggota yang sedang bertugas piket dan melihat adanya kepulan asap tebal. Selanjutnya, langsung berkoordinasi dengan pihak pemadam kebakaran Kota Makassar.

IMG-20180508-WA0086

Tak lama kemudian, sambung Adeni, pihak pemadam kebakaran menerjunkan 10 unit ke lokasi dan berhasil memadamkan kebakaran di ruang Yanma.

“Penjagaan memberikan informasi adanya asap tebal dan kami berkoordinasi dengan pemadam kebakaran dan tak lama kemudian datang pemadam kebakaran 10 unit melakukan pemadaman,” tambahnya.

Atas peristiwa kebakaran tersebut, Dansat Brimob  ini menuturkan bahwa beruntung tidak ada korban jiwa. Meski demikian, atas insiden tersebut mengalami kerugian materil karena beberapa komputer, laptop dan berkas lainnya terbakar.

“Tidak ada korban jiwa namun kerugian materil kurang lebih Rp 50 Juta. Ada beberapa komputer yang terbakar dan laptop dan beberapa berkas yang sudah lama tidak dipakai,” jelasnya.

IMG-20180508-WA0044

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, saat ini kebakaran di ruang Yanma Mako Brimob Polda Sulsel sementara ditangani oleh Labfor Polrestabes Makassar dan dugaan sementara kebakaran itu karena adanya korsleting listrik.

Adeni menjelaskan bahwa pihaknya juga langsung melakukan langkah antisipatif dengan mengamankan atau mengevakuasi persenjataan dan amunisi ke tempat aman.

“Meskipun titik kebakaran berjauhan dengan gudang persenjataan, sebab yang terbakar bagian depan dan gudang senjata di belakang, namun kita tetap melakukan evakuasi untuk menjamin keamanan,” jelas Dansat Brimob Polda Sulsel, Kombes Pol Adeni Muhan Dg Pabali.  (Bur)