Ngedar Sabu, Dua Pelajar Diringkus Polres Pinrang

LIPUTAN8.COM , Pinrang – Lima orang penyalahgunaan dan peredaran narkotika kembali diringkus Satuan Reserse Narkoba Polres Pinrang, Sabtu (5/5/2018) malam, di Desa Urong, Kecamatan Patampanua, Kabupaten Pinrang. Dua orang diantaranya adalah seorang pelajar yang juga adalah pengedar.

Kedua pelajar yang menjadi pengedar narkoba ini berinisial SY (16) warga Desa Bulo, Kecamatan Panca Rijang Kabupaten Sidrap dan MI (18) warga Kampung Benteng, Kecamatan Patampanua Kabupaten Pinrang.

Sementara tiga pelaku lainnya adalah, Syamsuddin (36), Ilham (18) dan Basri (24), ketiganya adalah warga Kampung Benteng, Kecamatan Patampanua.

Dari data yang berhasil dihimpun dari kepolisan, pengungkapan jaringan narkoba ini, berawal dari adanya informasi masyarakat bahwa di Desa Urung, Kecamatan Patampanua, Kabupaten Pinrang kerap terjadi transaksi narkoba.

Adanya informasi tersebut, anggota langsung ke lokasi dan berhasil menemukan salah seorang tersangka yakni Syamsuddin yang sedang berdiri dipinggir jalan dekat kuburan. Alhasil, saat dilakukan penggeledahan ditemukan dua sachet sabu.

Saat dilakukan interograsi, Syamsuddin mengaku bahwa sabu tersebut milik tersangka Muh Ihsan. Sehingga anggota kembali melakukan pengejaran terhadap tersangka dan berhasil diringkus dirumahnya.

Tak sampai disitu, saat kedua tersangka yang sebelumnya ditangkap, dihadapan polisi mereka juga mengaku mendapatkan barang haram tersebut di rekannya bernama Ilham dan Basri sehingga juga langsung dilakukan penangkapan.

“Saat keempat tersangka di interogasi, mereka mengaku mendapatkan sabu-sabu tersebut dari SY. Sehingga langsung dilakukan penangkapan dirumahnya yang saat itu pelaku sementara tidur,” ungkap Kapolres Pinrang , AKBP Adhi Purboyo, Minggu (6/5/2018) malam.

Selain mengamankan ke lima pelaku, Polres Pinrang juga berhasil mengamankan barang bukti berupa dua sachet sabu berisi 0,26 gram, satu sachet sabu besar berisi 13,60 gram dan sebuah tas kecil warna hitam.

“Kelima pelaku telah kita amankan di Mapolres untuk dilakukan pemeriksaan dan pengembangan kasus,” singkat Adhi Purboyo. (Bur)