Petani di Enrekang Ternyata Trauma Juga dengan Koruptor di Pilgub

LIPUTAN8.COM — Bukan hanya di wilayah lain, tapi sejumlah petani dan warga di Enrekang juga masih trauma dengan masa lalu calon pemimpin di Pilkada yang hobi korupsi.

“Kita tahu ji itu siapa yang pernah menyengsarakan petani. Warga masih trauma,” kata tokoh masyarakat Enrekang, Andi Alim kepada wartawan, belum lama ini.

Andi Alim yang punya rumpun keluarga di wilayah Ajatappareng, mengurai, memilih pemimpin tidak sekadar melihatnya sekarang. Tapi harus mempelajari rekam jejaknya.

“Jangan melihat sekarang dengan janji-janjinya. Tapi lihat kelakuannya sejak dulu. Apa dia sudah berbuat untuk rakyat atau malah mempermalukan daerah?,” tambahnya.

Dia khawatir, jika calon pemimpin hobi melakukan korupsi, bisa-bisa saat diberikan amanah memimpin daerah, justru “penyakit” lamanya kambuh lagi.

“Jadi janganmi harap kalau mau menang di sini. Rakyat sudah tahu tanpa harus menyebut nama,” tambah dia.

Soal dukungannya di Pilkada Sulsel, Puang Alim, sapaan akrabnya, menjatuhkan pilihan ke IYL-Cakka. Alasannya, mereka punya pengalaman pemerintahan dan bebas dari korupsi.

“Program yang ditawarkan juga itu menyentuh keinginan rakyat. Ditambah lagi punya pengalaman. Jadi buat apa lagi mencari yang lain kalau sudah ada yang lebih baik,” pungkasnya. (**)