Oknum Polantas Bulukumba Aniaya Hingga Siram Bensin Seorang Pelajar, Kasat Lantas : Pasti Kita Proses

LIPUTAN8.COM , Bulukumba – Terkait aksi tidak terpuji yang dipertontongkan beberapa anggota Polisi Lalulintas (Polantas) Polres Bulukumba yang melakukan dugaan tindak pidana penganiayaan terhadap salah seorang pelajar di Bulukumba disikapi oleh Jajaran Polres Bulukumba.

Kasat Lantas Polres Bulukumba, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Anis DJ menyebutkan aksi dugaan penganiayaan terhadap seorang pelajar adalah jelas adalah suatu pelanggaran.

Menurutnya, oknum anggotanya telah melakukan tindakan yang tidak sesuai etika dalam penegakan hukum.

“Oknum yang bersangkutan sudah dalam proses hukum oleh Propam Polres Bulukumba. Tindakan anggota jelas tidak sesuai dengan Standard Operasional Prosedur (SOP) dan tindakan itu tidak sesuai dengan etika dalam penegakan hukum, “kata Anis kepada Liputan8.com, Sabtu (5/5/2018) sesaat lalu.

Diberitakan sebelumnya, seorang pelajar berinisial AA (18) siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Pepabri Bulukumba yang juga warga Jalan Lure, Kelurahan Ela-Ela, Kecamatan Ujung Bulu menjadi korban penganiayaan yang dilakukan oleh Aiptu Abdul Kahar berteman yang merupakan anggota Polantas Polres Bulukumba.

Aksi penganiayaan ini bermula saat korban melakukan konvoi bersama rekannya usai merayakan kelulusan dalam ujian nasional.

Korban yang melakukan konvoi langsung dihadang oleh tiga motor patroli dan satu motor matic di Jalan Ahmad Yani Kota Bulukumba. Saat menghadang korban, oknum polantas ini pun langsung menganiaya korban dengan memukul, menendang hingga menyiram muka korban dengan bensin sembari berteriak bakar.

Atas kejadian tersebut, Uswatun khasanah Amin (41) selaku orang tua korban melaporkan oknum anggota yakni Aiptu Abd Kahar berteman ke Propam Polres Bulukumba. Selain itu, pihak keluarga korban juga telah melakukan visum sebagai salah satu alat bukti dalam proses hukum nantinya. (Bur)