Peringatan Hardiknas , Gema LMP Sulsel : Bukan Sebatas Seromonial

LIPUTAN8.COM, Makassar – Puluhan aktivis gerakan pemuda mahasiswa Laskar Merah Putih Gema LMP Sulawesi Selatan melakukan aski unjuk rasa memperingati hari pendidikan Nasional Hardiknas yang jatuh pada 2 Mei di depan Kampus 1 UIN Alauddin Makassar,Jl Sultan Alauddin.Makassar (2/5/2018) sore tadi.

Pantauan di lapangan pengunjuk rasa memulai aksinya dengan menutup separuh jalan,Jl.Sultan Alauddin,lajur mengarah dari kota Makassar ke Kabupaten Gowa. Selain itu, demonstran juga menahan mobil trukc untuk di jadikan mimbar orasi,dibawah pengawalan ketat kepolisian yang berjaga,dan membentangkan spanduk putih betuliskan, Gema Lmp Sulsel, Revisi UU NO.20 Tahun 2003. tentang sistem pendidikan nasional.

Ridwan, jendral lapangan,dalam orasinya menyuarakan kondisi pendidikan di Indonesia masih saja memprihatinkan dan kurang perhatian dari pihak pemerintah,terutama mengenai fasilitas pendidikan didaerah yang kurang terlihat, baik sarana dan prasarana pendidikan.

“Kami meminta pemerintah memperhatikan pendidikan di daerah yang tertinggal dan daerah pedalaman, terkusus fasilitas penungjang pendidikan, ” kata Ridwan.

Senada, Chonel selaku koordinator aksi dalam orasinya  menegaskan bahwa aksi kami bukan sekedar seremonial di hari Hardiknas,sebagai wujud Implementasi dari tujuan Tri Dharma Laskar Merah Putih yaitu  Pengabdian,Kerakyatan dan Solidaritas.

“Ini adalah wujud implementasi tujuan Tri Dharma Laskar Merah Putih, pengabdian, kerakyatan dan Solidaritas, ” terang Chonel.

IMG-20180502-WA0136

Setelah menyampaikan orasinya demonstran melanjutkan aksinya dengan mendatangi Gedung DPRD Kota Makassar, Jl.AP, Pettarani. Puluhan demonstran dari aktivis Gema Lmp Sulsel,membakar ban bekas sebagai wujud kekecewaan terhadap pemerintah, di tengah kawalan kepolisian yang berjaga sempat terjadi ketegangan antara pengunjuk rasa dan kepolisian,namun ketegangan tidak berlansung lama.

Puluhan aktivis gerakan pemuda mahasiswa Gema Lmp menyuarakan poin tuntutan yang di bacakan oleh jendral lapangan, dengan ini kami menuntut kepada pemerintah:

“sebagai wujud pengabdian kami meminta pemerintah melakukan Revisi UU NO.20 Tahun 2003 tentang sistem Pendidikan Nasional, ” tariak Chonel.

Dan bentuk Kerakyatan Gema Lmp meminta pemerintah wujudkan Pendidikan yang berbasis berkarakter sesuai UU 1945 .

Bentuk Solidaritas Gerakan pemuda Mahasiswa Lmp Sulsel menyatakan Sikap tolak pembangunan kampus Universitas yang berbau Asing yang sebentar lagi yang akan dibangun di negara Indonesia. (Bur)