Demo Peringati Hari Buruh di Fly Over Ricuh, Dua Demonstran Diamankan

LIPUTAN8.COM , Makassar – Aksi demonstrasi sejumlah buruh dalam memperingati hari buruh sedunia (May Day) di bawah jembatan Fly Over jalan Urip Sumoharjo, Kecamatan Panakkukang Makassar, Selasa (1/5/2018) berujung ricuh.

Pantauan di lapangan, kericuhan berawal saat para pengunjuk rasa hendak membakar ban bekas namun dihalau oleh pihak kepolisian yang melakukan pengamanan di lokasi.

Aksi gabungan beberapa serikat buruh menggelar aksi unjuk rasa dalam rangka memperingati Hari Buruh di Fly Over jalan Urip Sumoharjo Kota Makassar, Selasa (1/5/2018).
Aksi gabungan beberapa serikat buruh menggelar aksi unjuk rasa dalam rangka memperingati Hari Buruh di Fly Over jalan Urip Sumoharjo Kota Makassar, Selasa (1/5/2018).

Akibat, dua pengunjuk rasa langsung diamankan pihak kepolisian ke Pos Lalu Lintas Fly Over Makassar.

Hingga saat ini, kedua pengunjuk rasa telah diamankan pihak kepolisian dan beberapa pengunjuk rasa lainnya juga masih terus melakukan orasi ilmiah di bawah jembatan Fly Over Makassar, Jalan Urip Sumoharjo Kota Makassar.

Untuk diketahui, aksi memperingati hari buruh ini berlangsung di beberapa titik, seprti di Fly Over, jalur Simpan lima Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Jalan Penghibur, persimpangan jalan AP Pettarani – Hertasning dan di jalan Jenderal Sudirman, depan Monumen Mandala, Makassar.

Adapun tuntutan buruh adalah meminta untuk mewujudkan seutuhnya hak rakyat berdaulat secara politik  stop pembungkaman demokrasi, bangun industrialisasi nasional dan stop permudakan kaum buruh (upah murah, outsourcing, uning busting).

Selain itu , demonstran juga meminta agar pemerintah mencabut PP 78 tentang pengupahan, cabut Perpres no. 20 tahun 2018 tentang tenaga kerja asing.

Tegakkan PP 108 tahun 2018 dan berikan batasan bagi trasportasi online, boikot retribusi angkutan umum yang di kelola oleh pemerintah sampai adanya kebijakan yang mensejahterahkan pekerja transportasi dan selaraskan aturan angkutan online dan angkutan konvensional.

Hingga saat ini, aparat gabungan TNI – Polri masih melakukan pengamanan jalannya aksi demonstrasi yang digelar dari berbagai elemen dan serikat buruh. (Bur)