Diduga Aniaya Jamaah di Teras Masjid,Oknum Polisi Ini Dilapor ke Propam Polda Sulsel

LIPUTAN8.COM, Makassar – Sikap tidak terpuji kembali dipertontongkan oleh salah satu oknum polisi di teras masjid Agung Baaburazak, Kompleks Perumahan Villa Mutiara jalan Ir. Sutami, Kelurahan Bulurokeng, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, Jumat (27/4/2018) sekitar pukul 18:45 Wita, kemarin.

Rahmad Masturi, warga Cluster Mutiara Garden Perumahan Villa Mutiara yang menjadi korban penganiayaan menceritakan awal mula kejadian saat itu dirinya di tegur oleh oknum tersebut saat sedang berdzikir karena dianggap suaranya mengganggu.

“Awalnya saya sementara berdzikir di masjid terus saya ditegur dengan kata diam, kejadiannya itu Minggu lalu, “kata Rahmad saat ditemui di bilangan Kecamatan Biringkanaya, Makassar, Jumat (27/4/2018) malam.

Rahmad yang juga mahasiswa program S3 Pasca Sarjana Universitas Muslim Indonesia (UMI)  Makassar, menambahkan kemudian berniat mengklarifikasi teguran oknum polisi tersebut, namun tiba-tiba langsung melakukan pemukulan di bagian kepala.

“Saya mau klarifikasi kejadian Minggu lalu, tiba-tiba saya langsung dianiaya, ” tambahnya.

Rahmad Masturi, korban dugaan penganiyaan secara resmi melaporkan kejadian yang dialaminya di Propam Polda Sulsel, Jumat (27/4/2018) malam.  (Liputan8.com / Burhan)
Rahmad Masturi, korban dugaan penganiyaan secara resmi melaporkan kejadian yang dialaminya di Propam Polda Sulsel, Jumat (27/4/2018) malam. (Liputan8.com / Burhan)

Atas kejadian tersebut, korban kemudian melaporkan kejadian yang menimpanya di Propam Polda Sulsel untuk proses hukum lebih lanjut.

“Tadi malam didampingi oleh keluarga telah melapor ke Propam Polda Sulsel dan saya sudah lakukan visum juga di Rumah Sakit Sayang Rakyat ,” sambung Rahmad Masturi.

Dari informasi yang berhasil dihimpun, oknum polisi yang diduga melakukan penganiayaan adalah Bripka AS, anggota Provost Polrestabes Makassar.(Bur)