WOW…Pemuda Asal Gowa Ini Terpilih Sebagai Presiden Mahasiswa Telkom University

LIPUTAN8.COM, BANDUNG — Pesta demokrasi di kampus Telkom University telah berakhir. Melalui sistem kongres mahasiswa yang melibatkan seluruh ormawa kampus dan berjalan kurang lebih dua bulan terpilihlah presiden mahasiwa dan wakil presiden mahasiwa yang baru.

Muh wahyu yusran atau sapaan akrabnya wahyu , pemuda asal gowa yang terpilih sebagai Presiden Mahasiwa Telkom University. Anak pertama dari tiga bersaudara  lahir di makassar 7 juli 1996, merupakan anak dari pasangan Yusran iring dan Johra Lemo.

Muh Wahyu yusran dan pasangannya mendapatkan dukungan dari hampir seluruh ormawa yang ada dikampus Telkom University.

“Alhamdulillah melalui perjuangan dan doa dari seluruh teman serta orang tua saya, hari ini saya di amanahkan oleh mahasiswa Telkom University sebagai Presiden Mahasiswa dan kemenangan ini merupakan wujud dari niatan untuk membawa semangat perubahan yang kita cita-cita kan bersama-sama”.

Wahyu sejak dari awal masuk kampus sudah aktif dalam dunia organisasi, baginya dunia organisasi adalah lahan untuk mengembangkan potensi diri dan membentuk calon pemimpin masa depan bangsa ini. Menurut wahyu, kita sebagai orang bugis-makassar harus terus menanamkan sifat kearifan lokal kita yaitu siri’ na pacce’ sebagai modal kita dalam berkehidupan bermasyarakat apalagi dalam perantauan. Walaupun hidup di perantauan kita jangan merasa terkucilkan dan jangan takut untuk mengembangkan diri sehingga bisa menjadi pemimpin,  karena orang sulawesi selatan  terkenal karena kegigihannya dan pantang menyerah walaupun gelombang besar menghadangnya.

Maka dari itu wahyu mengajak pemuda – pemuda sulawesi selatan untuk terus mengembangkan dirinya baik dalam kepemimpinan ataupun berwirausaha karena baginya masa depan bangsa ini ada ditangan pemuda.

” Pemuda harus mampu menjawab tantangan jaman, kita harus selalu mengembangkan diri kita tak peduli itu susah. Kita harus berani berlayar, jangan menyerah sebelum mendapatkan hasil. Karena kemajuan bangsa kita nanti tergantung dari sampai mana kemajuan pemuda hari ini”.