NH Tegaskan Pembangunan Tak Boleh Tinggalkan Nilai Luhur

LIPUTAN8.COM — Calon Gubernur Sulsel, Nurdin Halid (NH), menegaskan pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah tidak boleh meninggalkan nilai-nilai luhur. Maksudnya, pembangunan harus berorientasi pada kepentingan umum. Muaranya penciptaan kebahagiaan sekaligus peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Nilai luhur dalam pembangunan juga dapat diartikan menjaga kearifan lokal. Olehnya itu, pasangan Aziz Qahhar Mudzakkar ini mengusung konsep Tri Karya Pembangunan dalam upaya mewujudkan Sulsel Baru. NH-Aziz ingin membangun Sulsel berbasis infrastruktur, ekonomi kerakyatan dan kearifan lokal.

“Tidak boleh ada nilai luhur yang tergeser pembangunan. Itu penting dan prinsip,” ucap Ketua Koordinator Bidang Pratama DPP Golkar itu, Jumat (20/4/2018).

Gagasan pembangunan dengan mengedepankan nilai luhur sebelumnya sudah diutarakan NH saat debat publik jilid II di Jakarta, Kamis (19/4) malam. NH-Aziz juga berjanji meningkatkan pelayanan dan pembangunan yang terjangkau dan merata bagi seluruh warga Sulsel. Salah satu tugas pemerintah, sambung dia, memberikan hak dasar bagi masyarakat.

“Masih banyak masyarakat sulsel yang belum menikmati jalan beraspal. Masih banyak yang belum sekolah karena keterbatasan ruang, guru dan perlengkapan sekolah,” tutur mantan Ketua PSSI itu.

NH-Aziz berjanji akan membangun infrastruktur yang menjamin dan memenuhi seluruh hak sosial masyarakat. Mulai dari ekonomi, kesehatan hingga pendidikan.

“Kami akan menjamin seluruh pemeluk agama dapat menjalankan ibadah sesuai agamanya,” pungkasnya. (**)