Lapangan Sepakbola NH-Aziz, Bentuk Pengembangan Healthy City

LIPUTAN8.COM — Guru Besar Bidang Kesehatan Masyarakat Unhas, Prof Sukri Palutturi menyebut, program Lapangan Sepak Bola bertaraf Internasional pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel Nurdin Halid-Aziz Qahhar Mudzakkar, sebagai bentuk pengembangan kota sehat.

Hal itu diungkapkan Prof Sukri, menilai penampilan NH-Aziz pada debat kandidat II Pilgub Sulsel, di Jakarta, Kamis (19/4/2018) malam.

Menurutnya, lapangan sepakbola bertaraf internasional, sebagai bentuk pendekatan pembangunan kesehatan.

“Saat ini diberbagai negara itu telah di kembangkan yang namanya Healthy City, kota-kota sehat. Kota-kota sehat ini adalah penekanannya adalah pada wilayah-wilayah bukan pada individu-individu,” jelasnya.

Konsep ini, kata dia, dapat di kembangkan di Sulawesi Selatan, kemudian akan menjadi salah satu contoh yang baik dalam pembangunan kesehatan di seluruh Indonesia. Bahkan, Sulsel bisa menjadi pelopor, atau pilot project kota sehat di Indonesia melalui ruang-ruang publik dan pola hidup sehat masyarakatnya.

“Lapangan sepakbola itu salah satu bentuknya, meningkatkan minat masyarakat untuk berolahraga. Saya kira itu penting, jadi olahraga baik dalam pengertian, olahraga yang sifatnya kompetisi, maupun olahraga yang sifatnya dalam bentuk aktivitas,” kata Prof Sukri menjelaskan.

Penyediaan lapangan sepak bola sebagai ruang publik juga mendukung konsep kesehatan lingkungan. Pasalnya, faktor penyebab penyakit menurutnya ditentukan oleh perilaku dan lingkungan.

“Menjadi sangat penting, karena kira-kira orang itu datang di puskesmas dan rumah sakit itu tidak lebih dari 20 persen untuk urusan general check up. Nah, 70 sampai 80 persen itu faktor karena sakit. Padahal penyebab sakit itu di tentukan oleh faktor perilaku dan faktor lingkungan sehingga kalau lingkungan bisa di perbaiki banyak faktor penyebab penyakit yang bisa terselesaikan,” pungkasnya. (**)