Ini Pemilk Koper, Diduga Berisi Bom yang Dititipkan di Rumah Purnawirawan TNI

LIPUTAN8.COM, Gowa –  Kasus temuan koper yang diduga berisi bom yang sempat menghebohkan masyarakat sekitar Lingkungan Mangasa, Kabupaten Gowa, tanggal 4 April 2018 kemarin, kini sudah diketahui siapa pemiliknya.

Dia adalah, Kiki Rezki Amelia (18), warga Swadaya IV, telah tiba di Mako Polres Gowa yang diantar oleh Ketua Rw Lingkungan Mangasa, Rabu (1874/2018) pagi tadi.

Kapolres Gowa, AKBP Shinto Silitonga saat dikonfirmasi membenarkan perihal perempuan pemilik koper yang ke Mapolres.

“Benar mas, yang bersangkutan pemilik koper yang awalnya diduga berisi bom sudah datang ke Mapolres Gowa, ” kata Shinto Silitonga kepada Liputan8.com, Rabu (18/4/2018) sesaat lalu.

Dari hasil pemeriksaan kata Shinto, sebelum koper tersebut dititipkan kepada Muhamnad Tahir (pemilik rumah) pada hari Minggu (8/4/2018) kemarin, Kiki berencana akan mengikuti ujian di sekolah Pesantren Al Hairat di Jalan Abdul Kadir Makassar, kemudian berencana akan ke Mamasa, Sulawesi Barat.

Pemilik koper yang diduga berisi bom, Kiki Rezki Amelia (18), warga Swadaya IV, saat menjalani pemeriksaan di Mako Polres Gowa, Rabu (18/4/2018).  (Ist)
Pemilik koper yang diduga berisi bom, Kiki Rezki Amelia (18), warga Swadaya IV, saat menjalani pemeriksaan di Mako Polres Gowa, Rabu (18/4/2018). (Ist)

Karena merasa minder membawa koper, lalu dirinya kemudian menitipkan koper milik di rumah Muhammad Tahir dan berpesan akan kembali mengambil kemudian hari.

“Saat yang bersangkutan datang mencari kopernya pemilik rumah dan hal ini Pak Tahir tidak ada, jadi dia hanya bertemu dengan istrinya. Saat itu pemilik rumba kemudian berkoordinasi dengan ketua Rw setempat lalu ke Mapolres Gowa, ” kata Shinto.

Sebelumnya, atas temuan koper yang diduga berisikan bom ini di sikapi dengan tegas jajaran kepolisan, bahkan Detasemen Gegana Brimob Polda Sulsel juga diturunkan untuk mensterilkan lokasi dan mengevakuasi koper tersebut.

Setelah dipastikan tas tersebut tidak berbahaya, koper itu kemudian dibawa oleh tim Gegana untuk dilakukan uji laboratorium.

“Saya bersyukur pemilik koper yang awalnya diduga berisikan bom dapat menjawab kejadian yang sebenarnya, dan pasca pemeriksaan yang dilakukan penyidik yang bersangkutan tidak dilakukan penahanan, ” terang Kapolres Gowa, AKBP Shinto Silitonga.  (Bur)