Diduga Korupsi ADD, Masyarakat Laporkan Salah Satu Kades ke Kejati Sulsel

LIPUTAN8.COM, Makassar – Masyarakat Desa Towata yang didampingi Aktivis Makassar secara resmi melaporkan Kepala Desa (Kades) Towata, Kabupaten Takalar atas dugaan tindak pidana korupsi Anggaran Dana Desa (ADD) dan bagi hasil Pajak Tahunan anggaran 2016,  di Kejaksaan Tinggi Sulawesi selatan.

“Laporannya sudah kami masukkan di Kejati Sulselbar, dua minggu lalu, atas dugaan korupsi Kepala Desa Towata, Kabupaten Takalar, “kata Ardi Mochtar selaku pendamping saat ditemui di bilangan jalan Sultan Alauddin, Makassar, Jumat (6/4/2018).

Ardi menjelaskan, laporan yang diajukan bersama masyarakat adalah berdasarkan hasil pertanggung jawaban Kades Towata tahun anggaran2016 yang diduga tidak sesuai dengan pekerjaan fisik di lapangan.

Sementara beberapa bukti yang diajukan kata Ardi, seperti laporan pembangunan jalan tani di yang terletak di dusun belaka dengan anggaran sebesar Rp 94 juta yang bersumber dari Dana Desa tahun 2016.

“Dari keterangan masyarakat yang diterima, LPJnya kami duga fiktif, dimana anggaran pembangunan jalan tani tersebut menggunakan anggaran dari Dinas Pertanian yang dikerjakan oleh kelompok tani sehingga tentunya ini menimbulkan kerugian Negara, ” jelasnya.

Selain itu, pembangunan jalan tani yang terletak di dusun Salekowa yang juga menggunakan anggaran sebesar Rp 103 Juta, dan bersumber dari ADD tahun 2016 juga diduga kuat terjadi penyimpangan karena kondisi fisik pada pembangunan jalan tersebut tidak sesuai dengan besaran anggaran yang digunakan.

“Pembangunan fisik yang dikerjakan Kades Towata beserta aparatnya sangat jauh dari harapan. Melalui surat yang kami layangkan ke Kejati untuk bisa ditindak lanjuti karena peosesnya tentu kami akan kawal, ” pungkas Ardi Mochtar.  (Bur)