Ditlantas Polda Sulsel Gelar Seminar Penanganan Permasalahan Dalam Transportasi Online

LIPUTAN8.COM, Makassar –  Direktorat Lalulintas (Ditlantas) Polda Sulsel melaksanakan Seminar Angkutan Umum Online terkait permasalahan dan pananganannya. Kegiatan yang dihadiri langsung oleh Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Selatan, Irjen Pol Umar Septono ini dilaksanakan di Four Points by Sheraton Hotel, Jalan Landak Baru, Kecamatan Rappocini, Makassar, Kamis (29/3/2018).

Kapolda Sulsel, Irjen Pol Umar Septono mengungkapkan, seminar yang dilaksanakan sebagai upaya Stegholder, akademisi, mahasiswa dan pelajar dengan tujuan untuk mewujudkan keamanan, keselamatan berlalulintas di Provinsi Sulsel yang mengacu pada UU No. 22 /2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ), Instruksi Presiden RI No. 4 /2013 tentang Program Aksi Keselamatan Jalan.

Selain itu kata Umar Septono, Permenhub No. 108 /2017 tentang penyelenggaraan kendaraan bermotor tidak dalam trayek dan Peraturan Pemerintah No. 37 /2017  tentang keselamatan lalu lintas dan angkutan jalan.

“Dengan regulasi yang ada, maka terkait masalah Transportasi Online sudah diakomodir dalam menerapkan dan mengatasi permasalahan Transportasi Online di Sulsel, sehingga tidak perlu dilakukan perubahan Undang-undang,”kata Umar Septono.

Road Show, Seminar Permasalahan dan Penanganan Transportasi Online di Sulsel dilaksanakan di Four Points by Sheraton Hotel, Makassar, Kamis (29/3/2018).
Road Show, Seminar Permasalahan dan Penanganan Transportasi Online di Sulsel dilaksanakan di Four Points by Sheraton Hotel, Makassar, Kamis (29/3/2018).

Dari informasi yang berhasil dihimpun, hadir dalam seminar yang dilaksanakan Korlantas Polri dihadiri oleh para PJU Polda Sulsel, Dirlantas Polda Sulsel, Kombes Pol Agus Wijayanto, Pakar Transportasi Prof. Lambang Basri dari Universitas Muslim Indonesia (UMI) sebagai nara sumber dan Pakar Teknologi Informasi, DR. Suryadi serta Prof. Andi Muin Fahmal dari Universitas Hasanuddin, Makassar.

Selain itu, hadir juga Prof. Nurhasan Ismail dari Universitas Gajah Mada dan seluruh jajaran Kasat Lantas Polda Sulsel dan perwakilannya. (Bur)