Polres Pinrang Bekuk Dpo Curanmor dan Penadah Barang Curian

LIPUTAN8.COM, Pinrang –  Herman alias Embang alias La Genggong, buruh harian pabrik berhasil ditangkap oleh Tim Crime Fighter Resmob Polres Pinrang di Kampung Boki, Kecamatan Tiroang, Kabupaten Pinrang beberapa hari lalu.

Penangkapan terhadap Genggong berdasarkan Laporan Polisi (LP) dalam tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) yang ada di wilayah hukum Polres Pinrang.

Kapolres Pinrang, AKBP Adhi Purboyo mengungkapkan, pelaku adalah terlibat dalam aksi pencurian kendaraan bermotor yang tejadi di jalan Pendidikan Kelurahan Mattiro Deceng, Kecamatan Tiroang dan telah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (Dpo) Polres Pinrang.

“Pelaku ini adalah DPO kasus Curanmor, salah satu Tkpnya di jalan Pendidikan yang terjadi pada tanggal 9 Januari 2018, kemarin terhadap korban Munadir Agus , ” kata Adhi Purboyo saat dikonfirmasi liputan8.com, Jumat (23 /3 /2018) malam.

Adhi menjelaskan, pelaku Genggong berhasil ditangkap setelah pihaknya menerima informasi terkait keberadaan pelaku, saat itu juga, tim yang tergabung dalam Crime Fighter langsung menuju ke TKP yang dimaksud untuk melakukan penangkapan terhadap pelaku.

“Saat anggota tiga di lokasi yang dimaksud, yang bersangkutan sedang ke Parepare menurut pemilik rumah yang ditempati pelaku. Namun berselang beberapa jam, pelaku kemudian datang dan akhirnya langsung diamankan ke Mapolres untuk proses pemeriksaan, ” jelaskan.

Dari hasil introgasi, pelaku mengakui perbuatannya yang telah melakukan pencurian sepeda motor  bersama rekannya Amirullah alias Ladinding dengan cara memutuskan kabel kontak sepeda motor korban. Selain itu, pelaku mengakui telah menjual barang hasil kejahatannya kepada lelaki Junaidi yang diketahui beralamat di Kabupaten Enrekang.

Dari hasil keterangan pelaku, polisi kemudian melakukan pengembangan ke Kabupaten Enrekang untuk memburuh pelaku penadah hasil curian pelaku Genggong.

“Diback up Resmob Enrekang, pelaku penadah, Junaidi (27), warga Desa Bulo, Kecamatan Bungin Kabupaten Enrekang, ” jelas Adhi Purboyo.

Dari penangkapan pelaku Dpo dan penadah, polisi kemudian melakukan pengembangan kasus untuk mencari barang bukti hasil kejahatan pelaku. Namun pelaku Genggong tidak koperatif dan mencoba mengelabui petugas dan berusaha melarikan diri. Tidak mau mengambil resiko,petugas kemudian melumpuhkan pelaku dengan timah panas pada bagian kaki pelaku.

“Anggota sudah berikan tembakan peringatan sebanyak tiga kali, namun pelaku tidak mengindahkannya, ” ungkapnya.

Selain mengamankan kedua pelaku, polisi juga berhasil menyita barang bukti berupa tujuh unit sepeda motor berbagai jenis yang diduga hasil kejahatan pelaku. (Bur)