Deninteldam XIV Hasanuddin Tangkap Anggota TNI Gadungan di Makassar

LIPUTAN8.COM, Makassar – Anggota Intelejen Kodam (Deninteldam) XIV Hasanuddin berhasil mengungkap dan menangkap oknum yang mengaku sebagai anggota TNI gadungan. Pelaku diringkus di jalan Perintis Kemerdekaan tidak jauh dari Rumah Sakit (RS)  Wahidin Sudirohusodo, kota Makassar pada Jumat (16/3/2018).

Oknum tersebut diketahui bernama Nurwahid (24) warga asal Kabupaten Gowa, ia juga merupakan ayah dari dua orang anak yang dibekuk oleh satuan Intelejen Kodam XIV Hasanuddin (Deninteldam) yang dipimpin langsung oleh Kapten Inf Syamsuddin.

“Kita mendapat beberapa laporan, baik dari masyarakat maupun anggota TNI, jadi kita langsung breafing dan lakukan penyelidikan, setelah diketahui kalau dia memang bukan anggota, kemudian kita intai selama kurang lebih sepekan, dan melakukan penangkapan,”Ujar Asisten Intelejen Kasdam XIV Hasanuddin, Kolonel Inf Zeni Djunaedi, Sabtu (17/3/2018).

Zeni menambahkan, dalam melakukan aksinya, Nurwahid kerap kali menipu masyarakat hingga anggota TNI asli. Setelah tertangkap, Nurwahid mengaku telah menjalankan aksinya selama kurang lebih dua bulan.

“Sudah beberapa korban, ia juga memperdaya warga dengan tujuan meminta sejumlah uang, ia juga pernah menggertak anggota TNI dengan mengaku sebagai atasan atau senior, ini motifnya masih kriminal murni, kita masih selidiki adanya dugaan rekannya yang lain,”imbuhnya

IMG-20180317-WA0066

Lebih lanjut, Zeni menghimbau kepada masyarakat agar selalu waspada, apalagi jika ada oknum yang mencurigakan dan mengaku sebagai anggota TNI dan meminta sejumlah uang. “Langsung laporkan ke aparat hukum,” pungkasnya.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihinpun, Nurwahid, anggota TNI gadungan ini melakukan aksinya dengan modus memalsukan identitasnya dengan tujuan agar bisa disegani oleh masyarakat, khususnya security di RS Wahidin Sudirohusodo yang menjadi salah satu titik tempatnya beroperasi.

Selain itu, pelaku juga mengaku jika dirinya sangat terinspirasi menjadi anggota TNI pada tahun 2010 lalu namun dirinya gugur dalam seleksi rekrutmen penerimaan sebagai anggota TNI.

“Saat mengaku anggota TNI, saya ganti nama menjadi Ilham dengan pangkat Sersan Mayor (Serma) yang bertugas di Intel Kodam, ” kata Nurwahid anggota TNI gadungan.

Tidak hanya itu, pelaku juga pernah menantang salah satu anggota TNI aktif di seputaran Rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo beberapa bulan yang lalu dan yang paling mengejutkan dari pengakuan pelaku adalah, dirinya pernah mengajak salah satu anggota TNI sungguhan untuk membobol salah satu ATM di Kota Makassar.

“Saya cuma mau tes-tes anggota, untuk lakukan pembobolan ATM tapi tidak jadi ji Pak, ” akunya di depan beberapa petinggi Kodam XIV Hasanuddin.

Hingga berita ini dirilis, anggota TNI gadungan tersebut telah diserahkan ke Polsek Tamalanrea guna dilakukan proses hukum lebih lanjut.  (Bur)