Lagi, Satu DPO Kasus Pembunuhan di Pinrang Ditangkap di Papua Barat

LIPUTAN8.COM, Pinrang –  Tim Crime Fighter Resmob Polres Pinrang bersama Resmob Polda Sulsel kembali berhasil menangkap terhadap DPO pelaku penganiayaan secara bersama-sama yang mengakibatkan korban meninggal dunia di jalan Sengget distrik Taminabuang, Kabupaten Sorong, Provinsi Papua Barat, Kamis (15/3/2018) dini hari.

Pelaku adalah Anto alias Bogel (34) warga Sengae Selatan,Kelurahan Mattiro Ade, Kecamatan Patampanua, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan. Pelaku berhasil diringkus oleh tim gabungan yang dibackup Resmob Polresta Sorong dan Resmob Polres Sorong Selatan.

Kapolres Pinrang, AKBP Adhi Purboyo mengatakan pelaku merupakan DPO kasus penganiayaan secara bersama-sama yang mengakibatkan korban Ismail alias Romo meninggal dunia di Kampung Sempang Kelurahan Mattiro Ade, Kecamatan Patampanua tahun 2016 lalu.

“Pelaku sempat buron selama dua tahun, pelaku melarikan diri pasca kejadian tersebut, ” kata Adhi Purboyo saat dikonfirmasi liputan8.com, Kamis (15/3/2018) siang.

Adhi menjelaskan penangkapan terhadap pelaku berawal adanya informasi atas keberadaan pelaku di Papua Barat, sehingga anggota langsung bergerak cepat dan berhasil meringkus pelaku di tempat persembunyiannya di Kabupaten Sorong Selatan yang diback up oleh personel Resmob Polres Polres Sorong.

Saat dilakukan interograsi kata Adhi, pelaku mengakui perbuatannya telah melakukan penganiayaan hingga korban meninggal dunia.

“Pelaku mengakui perbuatannya, melakukan penganiayaan bersama dengan tujuh rekannya, ” jelas Adhi Purboyo.

Diberitakan sebelumnya, tim gabungan juga berhasil menangkap satu pelaku yang juga telah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (Dpo) di Kalimantan yang diketahui bernama Anwar.

“Di Kalimantan kita juga menangkap satu pelaku. Dua pelaku telah telah ditangkap dan di proses tahun 2016. Saat ini tiga pelaku masih dalam pengejaran, ” jelas Adhi Purboyo.

Adhi menambahkan, para pelaku melakukan penganiayaan karena diduga adanya dendam dan kesal terhadap almarhum (korban) yang diduga telah melakukan pelecehan terhadap seorang anak perempuan dari kampung pelaku.

“Korban dan pelaku adalah tetangga kampung. Korban atau almarhum diduga melakukan pelecehan terhadap perempuan dari kampung tersangka,” jelasnya.

Hingga saat berita ini dirilis, tim dari Resmob Polda Sulsel bersama Resmob Polres Pinrang selanjutnya membawa tersangka dari Papua Barat ke Sulawesi Selatan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. (Bur)