Menkominfo Buka Peluang Usaha Radio di 22 Kabupaten Kota Sulawesi Selatan

LIPUTAN8.COM, Makassar – Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia mengumumkan telah membuka peluang  usaha penyiaran kepada Lembaga Penyiaran Swata (LPS) Radio.

Peluang usaha penyiaran tersebut dikeluarkan berdasarkan keputusan menteri komunikasi nomor 171 tahun 2018 tentang Pengumuman Peluang Penyelenggaraan Penyiaran Lembaga Penyiaran Swasta Jasa Penyiaran Radio Siaran Frequency Modulation (FM).

Pendaftaran izin penyelenggaraan penyiaran (IPP) dibuka mulai 26 Februari sampai 30 April 2018.

Peluang penyelenggaran penyiaran tersebut terbuka hampir di seluruh wilayah Indonesia.

Di Sulawesi Selatan sendiri peluang tersebut terbuka di 22 kabupaten kota. Di antaranya Pare-pare, Palopo, Sidrap, Maros, Pangkep, Barru, Gowa, Takalar, Bantaeng, Bulukumba, Sinjai, Bone, Selayar ,Enrekang, Pinrang, Soppeng, Wajo, Tana Toraja, Luwu Utara, Kabuapaten Luwu, Luwu Timur,Toraja Utara.

Sementara Kota Makassar, dinyatakan ditutup karena seluruh kanal sudah terpakai.

Menanggapi Keputusan Menteri tersebut, Kordinator Bidang Fasilitasi dan Infrastruktur Penyiaran pada Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sulawesi Selatan. Muhammad Hasrul Hasan, mengatakan bahwa Peluang usaha ini sudah lama dinantikan pihak swasta yang ingin mengembangkan radio.

“ KPID sebagai pintu masuk proses perizinan akan lebih selektif lagi karena khawatir izin yang diberikan sia sia karena pengusahanya tidak serius berbisnis radio,”ujar Hasrul.

Terlebih menurut Hasrul diera digitalisasi dan konversi disaat ini, terjadi penurunan Radio.

“KPID mempunyai tanggung jawab untuk memberikan rekomendasi kepada pemohon yang memiliki modal dan siaran yang berkualitas,” tandasnya.

Untuk itu ia berharap agar para pengusaha memanfaatkan dengan baik  bila telah memperoleh izin penggunaan frekuensi.

“Semoga pengusaha bisa memanfaatkan dengan baik, jangan sampai di tengah jalan macet. Selain modal yang siap SDM juga harus berkualitas untuk produksi program program siaran yang sehat,” pungkasnya. (**)