Dua WNA Penculik Bocah Asal Argentina Diberangkatkan ke Jakarta

LIPUTAN8.COM, Makassar – Dua orang warga negara asing (WNA) asal Argentina yang sempat buron di beberapa negara di dunia akhirnya diberangkatkan ke Jakarta melalui Bandara Internasional Sultan Hasanuddin,Sulawesi Selatan, Kamis (15/2/2018).

Dua warga Argentina tersebut adalah Jorge Gabriel Langone dan Candela Soledad Gutierrez. Kedua WNA tersebut diberangkatkan dengan menggunakan pesawat Garuda Indonesia nopen ID-6265 tujuan Jakarta dan rencana kemudian akan diserahkan ke Kedutaan Besar Argentina yang berada di Jakarta. Kedua WNA tersebut diantar oleh pihak Imigrasi.

“Mereka telah dideportasi dan telah diberangkatkan tadi, ke Jakarta dulu baru lanjut ke Argentina,” ungkap Noer Putra Bahagia, Kasi Pengawasan dan Penindakan Imigrasi Kota Makassar, Kamis (15/2/2018).

Diberitakan sebelumnya, kedua WNA asal Argentina tersebut diamankan atas dugaan penculikan Alum Langone Avalos bocah perempuan berumur 7 tahun yang diamankan di Wisma Sallebayu Restaurant & Bungalows Kelurahan Panta’nakan lolo, Kecamatan Kesu, Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan pada tanggal 6 Februari 2018, kemarin.

Selain itu, pelaku dugaan penculikan terhadap Alum, adalah Jorge Langone yang tak lain adalah ayah kandungnya sendiri bersama pasangannya bernama Candela Gutierrez. Di Indonesia dan tepatnya di Sulawesi Selatan, Alum bersama dengan ayahnya sudah delapan hari sebelum mereka ditemukan oleh jajaran Polres Tana Toraja

“Sebelumnya mereka diamankan atas dugaan pelaku  tindak pidana penculikan anak kandungnya dan dibawa keluar dari Negara Argentina,” ungkap Kombes Pol Dicky Sondani, Kabid Humas Polda Sulsel.

Dicky menjelaskan, kedua WNA tersebut diamankan di Tator bersama Alum Langone Avalos (7), anak Jorge Gabriel Langone bersama mantan istrinya Elizabeth. Jorge Gabriel Langone menjadi buruan Interpol dunia setelah Alum dikabarkan hilang sejak 5 Juni 2017 yang diduga diambil ayahnya di sekolah.

“Akhirnya ditemukan setelah kurang lebih 2 hari berada di Tator,” tambahnya.

Mereka berhasil ditemukan setelah Alum dicari selama kurang lebih 8 bulan. Pasca ditemukan Elizabet, ibu Alum langsung datang ke Makassar menjemput anaknya yang telah dicari dengan segala upaya. (Bur)