Residivis Pencurian dan Bandar Narkoba Ditembak Mati Polisi

LIPUTAN8.COM, Gowa – Residivis kasus pencurian dengan kekerasan (Curas) dan pemberatan (Curat)  meregang nyawa karena mencoba melawan saat hendak diringkus Tim Anti Bandit Polres Gowa.

Adalah, Iwan daeng Tunru alias Iwan Gondrong (31). Pelaku dilumpuhkan Tim Anti Bandit karena mencoba untuk menusukkan senjata tajam jenis badik ke badan anggota saat hendak dilakukan penangkapan di Jalan Kampung Mala’lang Somba Opu, Gowa, Rabu (14/2/2018) dini hari.

Kapolres Gowa, AKBP Shinto Silitonga mengatakan penangkapan terhadap pelaku berdasarkan adanya lima laporan polisi. Ia merupakan sindikat kejahatan jalanan dan juga sebagai bandar narkoba.

“Tersangka merupakan residivis pencurian. Ia telah tiga kali menjalani pidana sekitar 2011 hingga 2016 lalu,” kata Shinto saat melakukan press release ruang di Biddokkes Polda Sulsel, di jalan Andi Mappaodang Makassar, Rabu (14/2/2018).

Lanjut Shinto, selain merupakan residivis, Iwan Gondrong juga merupakan sindikat kejahatan jalanan yang dipimpin oleh Ramli Dg Maro (35) yang juga telah ditembak mati oleh Resmob Polda Sulsel beberapa waktu lalu.

Dalam sindikat tersebut kata Shinto, pihak kepolisian masih melakukan pencarian terhadap lima pelaku lainnya yang masih DPO. Mereka yaitu SG, RD, ML, IN dan HR.

“Iwan dalam catatan kejahatannya ada tujuh lokasi. Ia kerap beraksi dengan memasuki rumah kosong atau rumah kos di Kabupaten Gowa dan Kota Makassar,” tambahnya

Selain mengamankan pelaku, polisi juga berhasil mengamankan barang bukti berupa sebilah senjata tajam jenis badik, tiga unit HP berbagai merek, dua sachet sabu dan satu tas laptop.

Sementara jenazah korban, Iwan Gondrong telah diambil oleh pihak keluarga di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar untuk proses pemakaman jenazah. (Bur)