Polisi Dalami Penyerangan Calon Wakil Bupati Sidrap

LIPUTAN8.COM, Sidrap – Pasca penyerangan terhadap salah satu pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Sidrap 2018 yang dilakukan oleh puluhan Orang Tidak Dikenal (OTK) Selasa (13/2/2018) malam, terus didalami jajaran kepolisan.

Kapolres Sidrap, AKBP Ade Indrawan yang dikonfirmasi mengungkapkan, saat ini pihaknya masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus penyerangan terhadap salah satu kandidat.

“Anggota bekerja keras untuk mengungkap kasus ini. Saat ini kita masih lakukan penyelidikan dan mengumpulkan bukti-bukti di lapangan, ” kata Ade Indrawan kepada liputan8.com, Rabu (14/2/2018) sesaat lalu.

Diketahui, pasangan calon yang menjadi korban penyerangan oleh OTK yaitu Ir Mahmud Yusuf. Ia merupakan Calon Wakil Bupati Sidrap yang berpasangan dengan Calon Bupati Sidrap, Dollah Mando.

Informasi yang dihimpun, Paslon dengan taqline Doamu ini diserang oleh OTK yang ditaksir hingga mencapai 50 orang. Mahmud diserang saat didepan rumah salah satu pendukungnya di Jalan Kartini Kelurahan Rappang, Kecamatan Panca Rijang, Kabupaten Sidrap Sulsel.

Kedatangannya di rumah pendukung Doamu ini dengan maksud hendak menghadiri silahturrahmi dengan teman Alumni SMA 1 Rappang dan diperkirakan pada kesempatan itu hadir sekitar 20 orang.

Tak lama kemudian, sekira pukul 22.20 Wita, saat Calon Wakil Bupati asyik bersama rekannya tiba-tiba saja datang sekitar 50 OTK langsung melakukan penyerangan dengan membawa senjata tajam berupa parang dan batu.

Melihat kejadian tersebut, Mahmud langsung berusaha melarikan diri dengan melompat pagar dinding yang terpasang pacahan beling. Akan tetapi massa saat itu terus berusaha mengejar Mahmud namun beruntung salah seorang personel dari kepolisian menghalangi para pelaku dan para pelaku pun langsung kabur.

Akibat dari peristiwa tersebut, Calon Wakil Bupati Sidrap/Doamu ini mengalami luka pada tangan kanan dan kiri akibat terkena beling pada saat berusaha melompat pagar dinding yang terpasang beling. Kemudian, untuk anggota Polres Sidrap yang mencoba melerai juga mengalami luka pada bagian tangan kiri, lutut sebelah kanan dan pipi memar sebelah kiri.

Tak hanya itu, OTK yang melakukan penyerangan tersebut juga merusak beberapa kendaraan roda empat yang terparkir yaitu salah satunya milik Mahmud Yusuf sehingga mengakibatkan kaca bagian depan dan sebelah kiri pecah akibat lemparan batu.

“Saat kejadian saya ke lokasi untuk mengecek situasi. Kami komitmen dan untuk mengungkap kasus ini, termasuk untuk mengetahui motif penyerangan tersebut, mohon doanya ya,  ” pungkas Ade Indrawan. ( Bur)