Ratusan Warga Turatea di Makassar Datangi Amirullah, Nyatakan Dukungan Untuk DIAmi

LIPUTAN8.COM, Makassar — Ratusan Warga Jenne ponto yang tergabung dalam Relawan Masyarakat Turatea (Rekat), padati rumah kediaman Danny Pomanto, Jl Amirullah, Makassar.

Kedatangan mereka dalam rangka memberikan pernyataan dukungan bagi pasangan Danny – Indira (DIAmi) di Pilwalkot 2018 mendatang.

Beberapa Tokoh Turatea hadir diantaranya Kakak Alm Mantan Wali Kota Makassar Alm Supomo Guntur, Tan Malaka Guntur, Kakak Busranuddin Baso Tika (BBT) Yaitu Burhanuddin Baso Tika, H Zaenal Beta, Karaeng Sese serta ratusan warga turatea.

Dihadapan Danny Pomanto, Tan Malaka Guntur Karaeng Situju, menyatakan dukungan warga Turatea hanya untuk DIAmi.

“Tidak ada alasan untuk tidak memilih Pa’ Danny Pomanto, karena beliau terbukti sudah punya banyak prestasi untuk Makassar. “ucap Ketua Rekat, Tan Malaka Guntur Karaeng Sutuju saat berpidato didepan ratusan relawan, Senin (12/02/2018)

Dia mengaku selama tiga tahun menjabat sebagai walikota, Danny mampu membawa perubahan yang lebih baik untuk kota Makassar. Bahkan prestasi yang diraih bukan hanya tingkat nasional tetapi juga internasional.

Sementara itu Danny Pomanto mengatakan dihadapan ratusan warga turatea, “Terimah kasih warga turatea, namanya ini rekat bagut sekali, “ucap kakak kandung Almarhum Supomo Guntur.

Danny Pomanto menceritakan, saat dirinya ingin maju kembali bertarung di Pilwalkot tahun ini, begitu banyak rintangan yang dihadapi jelang penetapan sebagai calon wali kota.

” Alhamdulilah berkat hidayah dari Allah rintangan kemarin yang saya hadapi bisa diatasi, serangan dari berbagai penjuru menghantam saat saya ingin maju lagi di Pilwali ini. Saya ucapkan terimah kasih atas dukunganta semua, Insya Allah tidak kupasiriki, “kata Danny, disertai teriakan Oppoki dari hadirin.

Sebeum berpidato, Danny Pomanto mengajak para relawan turatea yang hadir untuk mendoakan Almarhum Mantan Wakil Walikota Makassar, Supomo Guntur.

” Mari kita sama sama berdoa untuk Almarhum orang tua dan panutan kita Supomo Guntur, “ucapnya lagi. (**)