Polda Sulsel Siapkan Posko Aduan Korban Travel Bermasalah

LIPUTAN8.COM, Makassar – Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan (Polda Sulsel) membuka posko pengaduan kepada masyarakat yang merasa dirugikan dan batal diberangkatkan oleh travel atau biro perjalanan haji dan umrah di Sulawesi Selatan.

Hal ini diungkapkan Kepala Bidang Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani. Ia menyebutkan posko pengaduan adalah untuk masyarakat yang merasa dirugikan atau merasa dikecewakan terhadap travel-travel umroh yang dijanji akan memberangkatkan mereka namun ternyata tidak jadi.

“Sejauh ini belum ada masyarakat yang melaporkan, namun kita harapkan jika ada masyarakat yang menjadi korban dugaan penipuan oleh biro perjalanan haji dan umrah agar bisa melaporkan secepatnya, ” kata Dicky Sondani, Senin (12/2/2018).

Dicky menjelaskan, posko pengaduan yang dibuka oleh Polda Sulsel yang di proses oleh Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) untuk semua travel yang bermasalah, bukan hanya untuk travel Abu Tours yang diketahui belakangan ini mengalami masalah atas tertundanya pemberangkatan jamaahnya.

“Posko ini untuk semua travel manapun yang mengalami masalah, agar satu pintu, ” jelas Dicky Sondani.

Khusus untuk calon jamaah di travel Abu Tours kata Dicky, yang ingin melapor agar mempersiapkan dan membawa bukti setoran yang telah dibayarkan terhadap biro perjalanan. Untuk saat ini Polda Sulsel sendiri telah menyiapkan untuk sementara 20 orang penyidik guna menangani dan menindak lanjuti laporan masyarakat.

“Untuk sementara kita (Polda Sulsel) telah menyiapkan 20 orang penyidik, namun jika jumlah pelapor lebih banyak tentu kita akan menambah jumlah penyidik, ” urai Dicky Sondani.

Diketahui, posko aduan mulai akan dibuka jika waktu yang diberikan Abu Tours untuk memberangkatkan 16 ribu jamaah telah habis. Sebelumnya, Abu Tours diberikan kesempatan memberangkatkan jamaahnya mulai dari 10 Februari hingga 15 Februari 2018 mendatang.

“Abu Tours diberikan waktu sampai 15 Februari, untuk memberangkatkan ribuan jamaahnya.

Namun jika sampai tangal 16 nanti tidak diberangkatkan Depag dengan kita akan melakukan klarifikasi terhadap Abu tous, ” pungkas Dicky Sondani.  (Bur)