Penetapan Calon di KPU, Elite Parpol Tak Dampingi TIM Appi – Cicu, Ada Apa?

LIPUTAN8.COM, Makassar —  Ada yang ganjil pada pengumuman penetapan calon walikota dan wakil walikota Makassar di Kantor KPU kota Makassar di Jalan Antang Raya Nomor 2A,  Senin (12/2/2018) siang.

Diantara tim pemenangan pasangan calon walikota dan wakil walikota  saat pembacaan berita acara penetapan tidak satupun elite parpol dari 10 partai pengusung yang hadir. Termasuk tidak satupun dari 43 anggota dewan parpol pengusung yang menampakkan batang hidungnya.

Di deretan kursi sebelah kiri yang disiapkan bagi timses Appi-Cicu di dalam ruangan kantor penyelenggara Pemilu itu hanya didominasi orang-orang Bosowa. Diantaranya  Sekretaris tim pemenangan,  Ramli Manong dan Sumirlan, mantan Direktur Club PSM.

Ironis memang.  Sebab pasangan Appi-Cicu diusung oleh koalisi gemuk dengan 10 parpol. Kondisi ini berbanding terbalik saat proses pendaftaran. Saat itu Appi – Cicu didampingi oleh keluarga dan  para elite partai politik pengusung.

Yang hadir mengantar  saat itu di antaranya Ketua Gerindra Makassar Erick Horas, Ketua PPP Makassar Busranuddin Baso Tika, Sekertaris PPP Makassar Paris Suyuti, Ketua PAN Makassar Hamzah.

Selanjutnya, Ketua Tim Advokasi DPP PKS Agus Otto didampingi pengurus DPP PKS Fauzan Muslim, Ketua Golkar Makassar Ketua Farouk M Betta, serta pengurus Golkar Wahab Tahir, Apiati Amin Syam, Rahman Pina,dan Usman Sofyan.

Elite parpol lainnya Ketua PDI Perjuangan Bahar Mahmud, Sekertaris PDI Perjuangan Makassar Mesak, Ketua PBB DR Muhammad Said, Ketua Hanura Yunus HJ, Sekertaris Hanura H Jufri, Ketua DPW PKPI Sulsel Suzanna, Ketua PKPI Makassar M Israt, Sekertaris PKPI Makassar Andi Patiroi,

Sementara di pihak tim pemenangan DIAmi,  dipimpin langsung Ketua tim pemenangan yang juga Ketua DPC Partai Demokrat Makassar Adi Rasyid Ali. Hadir juga sekretaris dan bendahara Demokrat Abdi Asmara dan Fatmawati.

Ketiga elite partai berlambang mercy ini merupakan legislator DPRD Makassar. Pengurus parpol non parlemen yang turut hadir yakni Ketua Partai Berkarya kota Makassar,  Yusuf Gunco,  Ketua Perindo Makassar Ruslan Mahmud dan mantan anggota DPRD Makassar tiga periode dari partai Golkar,  Nasran Mone.

Ketidakhadiran elite pengurus 10 parpol pengusung di acara penetapan calon walikota dan wakil walikota ini tentu mengundang tanda tanya.

KPU Kota Makassar telah menetapkan dua calon Walikota dan Wakil Walikota Makassar pada Pilwali Makassar 27 Juni 2018, pada rapat pleno tertutup,  Senin (12/2/2018). Keduanya adalah petahana, Moh. Ramdhan Pomanto-Indira Mulyasari Paramastuti (DIAmi) dan Munafri Arifuddin-Andi Rachmatika Dewi (Appi-Cicu) sebagai pasangan calon di Pilwalkot Makassar 2018.

Rapat pleno digelar di Kantor KPU Makassar, Jalan Raya Antang, pada Senin (12/2/2018). (**)