Tomas Minta Polri Tidak Diintervensi dan Dijadikan Boneka Politik

LIPUTAN8.COM, Makassar — Aliansi Masyarakat Kota Makassar meminta kepada seluruh pihak agar tidak mencoba mengintervensi aparat kepolisian dalam menjalankan tugasnya.

Pernyataan ini disampaikan saat 500-an masyarakat dan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Masyarakat Bersatu (ASMB) Kota Makassar berunjuk rasa yang digelar di depan monumen Mandala, Sabtu, (10/2).

“Kami meminta kepada semua pihak agar tidak mengintervensi aparat kepolisian dalam meneggakkan aturan di kota ini. Polisi bukan boneka untuk kepentingan politik oknum tertentu. Karena itu kami Aliansi Masyarakat akan bersama Polri mengawal segala hal yang bisa membuat Polri tidak netral dalam menjalankan tugasnya,” teriak salah satu orator peserta aksi damai, Arul dalam orasinya.

Arul juga meminta proses demokrasi yang sedang berlangsung pada Pilkada Serentak, khususnya di Makassar tidak tercederai oleh ulah oknum yang hanya akan memecah belah persatuan di masyarakat.

“Janganlah mencederai proses demokrasi yang sedang berjalan. Karena masyarakat mengetahui bahwa ada oknum tertentu yang ingin mengagalkan kelangsungan Pilkada damai di Makassar,” katanya lagi.

Sementara itu, Agus Salim yang juga hadir dalam aksi damai tersebut, saat orasinya, membenarkan bahwa ada indikasi kuat keterlibatan oknum yang ingin membenturkan masyarakat dengan penegak hukum, demi sebuah ambisi kekuasaan.

“Jangan mau mebenturkan masyarakat dengan penegak hukum, biarkan demokrasi di Makassar berlangsung dengan adil, jujur dan damai,” jelasnya. (**)