Tokoh Pemuda Khonghucu: NH Sosok Kebanggaan Sulsel

LIPUTAN8.COM — Tokoh pemuda Khonghucu, Erfan Sutono, mengaku kagum dengan kebesaran hati dan komitmen pengabdian Nurdin Halid (NH).

Bakal Calon Gubernur Sulsel itu memilih pulang kampung dan rela ‘turun kasta’ demi janji membangun Sulsel Baru. Sulsel yang sejahtera dan berkeadilan.

Menurut Erfan, pilihan NH membangun kampung dan menata kota patut diapresiasi. Masyarakat Sulsel mesti bangga lantaran tokoh sekelas NH mau kembali ke berkiprah di tingkat lokal.

Padahal, mantan manager PSM itu telah memegang jabatan di level nasional, bahkan internasional.

“Saya pribadi melihat Pak NH sosok kebanggaan. Kita patut berbangga karena Pak NH seorang tokoh nasional tapi malah justru mau turun ke bawah, membangun kampung dan kembali ke Sulsel untuk membangun bersama-sama seluruh lapisan masyarakat,” kata Erfan, Kamis (8/2/2018).

Gerakan membangun kampung dan menata kota ala NH dan Aziz Qahhar Mudzakkar (NH-Aziz), Erfan menyebut menjadi spirit bagi masyarakat. Soliditas dan sinergitas seluruh elemen masyarakat merupakan kekuatan untuk menghadirkan Sulsel Baru yang lebih baik.

Lebih jauh, Erfan berharap bila kelak terpilih, NH-Aziz mesti menjaga kerukunan antar-umat beragama di Sulsel. Pasangan tegas, merakyat dan religius itu mesti menempatkan diri sebagai pemimpin untuk semua suku.

“Harapan saya semoga senantiasa bisa menjaga kerukunan umat beragama. Jadilah pemimpin untuk semua golongan,” pungkas tokoh muda Tionghoa tersebut.

Sementara itu, NH mengungkapkan pihaknya memiliki komitmen menjadikan Sulsel sebagai rumah untuk seluruh golongan. Itu berarti tidak boleh ada diskriminasi dalam bentuk apapun. Keragaman dan perbedaan yang ada, sambung dia, tidak boleh dipertentangkan.

“Negeri ini hidup dengan semangat benteng pluralisme. Kita tidak butuh intoleransi. Insya Allah, bila ditakdirkan menjadi gubernur, saya menjamin tidak bakal ada perbedaan perlakuan apalagi pelayana,” ujarnya.

Soal pilihan pulang kampung membangun Sulsel Baru, NH menyebut merupakan janji yang pasti ditepatinya. Ditegaskannya pula, bersama Aziz, ia maju pada Pilgub Sulsel murni untuk mengabdi membuat Sulsel lebih baik. Tidak pernah hasrat mengejar kekuasaan dan kekayaan. (*)