Belum Diberangkatkan,Calon Jamaah Umrah Laporkan Biro Perjalanan

LIPUTAN8.COM, Makassar – Gamal Natsir (57) salah seorang warga kota Makasar salah seorang calon jamaah perjalanan haji dan umrah mendatangi Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sulawesi Selatan, Kamis (8/2/2018).

Kedatangan salah seorang jamaah perjalanan haji dan umrah ini adalah untuk melaporkan salah satu biro perjalanan haji karena tak kunjung diberangkatkan untuk melaksanakan ibadah Umrah hingga biro perjalanan itu ditutup.

“Kami Laporkan PT Utsmaniyah Hannien Tour, yang diduga telah melakukan penggelapan, ” kata Gamal Natsir sesaat setelah melapor di Ditreskrimsus Polda Sulsel.

Gamal menambahkan, bahwa jumlah jamaah travel asal Makassar mencapai ratusan orang. Namun yang sudah membayar lunas sekitar 86 orang. Biaya perjalanan tiap orang tidak tergolong promo, sebab setiap jamaah membayar kisaran Rp 21,5 juta.

“Kami tidak bisa pastikan berapa orang asal Makassar karena banyak sekali, datanya sudah ada di dalam (Penyidik). Saya sendiri rombongan keluarga sebanyak 18 orang, bayarnya mahal, sekitar USD 1.620 atau setara Rp21.5 juta,” jelasnya.

Gamal menjelaskan bahwa, sebelumnya, akhir Desember lalu, Direktur Utama (Dirut) Biro Umrah dan Haji PT Utsmaniyah Hannien Tour Farid Rosyidin (45) dan Avianto Boedhy Satya (50), ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres Surakarta, Solo, lantaran diduga menggunakan uang para korban untuk memperkaya diri.

Atas penangkapan tersebut, sehingga ratusan jamaah khususnya di Sulawesi Selatan sendiri tak kunjung diberangkatkan.

Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani menyebutkan, pihaknya telah menerima pengaduan masyarakat itu untuk selanjutnya di teruskan ke Polresta Surakarta, sebab kasus tersebut sudah ditangani di sana.

“Kita akan tampung laporan masyarakat di Makassar yang menjadi korban travel Hannien, karena kasusnya sudah berproses di Surakarta,” ungkapnya.  ( Bur)