Resmob Polda Sulsel Ringkus Pelaku Curat Lintas Provinsi, Tiga DPO

LIPUTAN8.COM, Makassar –  Tim Resmob Polda Sulsel kembali berhasil mengamankan pelaku Pencurian dengan Pemberatan (Curat) Lintas Provinsi. Pelaku diamankan di jalan Kerung-kerung lorong Santaria Kecamatan Makassar, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (30/1/2018).

Kanit Resmob Polda Sulsel, AKP Edy Shabara mengatakan, penangkapan pelaku Sadaka (22), warga Kerung-kerung ini berdasarkan informasi yang diperoleh terkait keberadaan pelaku.

“Setelah kita amankan kita langsung bawa ke Posko untuk dilakukan interogasi dan pemeriksaan lebih lanjut, ” kata Edy Shabara, Rabu (31/1/2018) dini hari.

Dari hasil interogasi pelaku kata Edy, diakuinya telah melakukan aksinya di Manado dimana aksi tersebut telah dilaporkan ke Polisi. Dari pengakuannya, Sadaka berangkat ke Manado melalui bandara Hasanudin  Makassar pada tanggal 11 januari 2018. Tiba di  bandara Samratulangi Manado langsung menuju ke penginapan dan selanjutnya mencari sewa motor. Sadaka selanjutnya melakukan penggambaran lokasi sasaran pencurian sekitar pkl 03.00 wita dini hari.

Pada saat itu Sadaka melakukan aksinya bersama 3 rekannya yang saat ini masih dalam pengejaran polisi. Rekan pelaku berinisial AK diketahui bertugas membongkar pintu denga menggunakan linggis dan jaga lawan. Sementara pelaku JO, masuk ruko, dan pelaku KA bertugas mengambil  CCTV dan serverx yang terpasang di lokasi tempat kawanan pelaku beraksi.

Dari TKP di Manado, para pelaku mengambil 11 unit HP merk OPPO, 11 unit HP merk VIVO, 9 unit Hp Samsung, 1unit CCTV dan resiver dan uang Rp 5. 000.000 rupiah.

“Di TKP ini, pelaku berhasil membobol toko Hp dan berhasil mengasak puluhan unit Hp, ” tambahnya.

Masih di Manado, sambung Edy, pelaku juga membobol sebuah kantor dan berhasil mengasak 3 laptop, dan uang tunai senilai 5.800.000 rupiah. Pada bulan November 2017, pelaku juga pernah beraksi di kota Manado dan kembali berhasil mengambil 3 laptop, 5 unit Hp, proyektor 2 unit dan uang tunai senilai 8. 000.000 rupiah.

“Pelaku memiliki beberapa TKP di Manado dengan mengambil alat elektronik,” urai Edy Shabara.

Tidak hanya di Manado, pelaku juga diketahui memiliki TKP kejahatan di Kendari kota. Pada bulan Maret 2017 Sadaka mencuri di toko HP di dekat lapangan tengah kota dengan mengambil 2 unit laptop, HP 5 unit dan uang 3 juta. Pada Februari 2017 Sadaka mencuri 10 unit HP di toko Hp dan uang 7 juta rupiah.

Pada bulan April 2017 Sadaka mencuri di salah satu kantor dengan mengambil uang 17 juta. Dibulan yang sama Sadaka mencuri di toko HP dengan mengambil 2 HP, 1 laptop dan uang 3 juta.

Pelaku juga memiliki TKP pencurian di Palu kota. Pada bulan November 2017 di jalan Abadi pelaku mencuri  5 laptop, 2 proyektor dan uang 80 juta. Di dekat pantai pada bulan Oktober 2017 mengambil 3 unit laptop dan uang 10 juta. Dan pada bulan yang sama Sadaka mencuri uang 10 juta.

Sadaka dan rekannya juga memiliki TKP di pulau Bali. Dari keterangan Sadaka, pada tanggal 28 januari 2018 sekitar pukul 04.00 wita telah melakukan pembobolan sebuah ruko atau kantor penjual mesin dan alat-alat berat dengan cara merusak pintu ruko menggunakan linggis dan kunci-kunci. JO masuk kantor, KA jaga lawan dan Sadaka juga masuk kantor

“Pada saat itu pelaku berhasil mengambil uang tunai sekitar 80.000.000,” tambahnya.

Tidak hanya di wilayah Indonesia Timur, pelaku ini juga pernah beraksi di kota Dempasar, Bali, dengan mengambil 1 laptop, 1 HP dan uang 50 juta pada November 2018.

“Dari hasil introgasi pelaku (Sadaka) pelaku bersama komplotannya tidak pernah melakukan di wilkum Polda sulsel. Dalam melakukan kejahatan Sadaka berkelompok. Tiga pelaku masih dalam pengejaran anggota, ” pungkas Kanit Resmob Polda Sulsel, AKP Edy Shabara. (Bur)