Gedung Baru Universitas Fajar Diresmikan Wakil Presiden, Jusuf Kalla

LIPUTAN8.COM, Makassar – Gedung baru milik Universitas Fajar (Unifa) yang terletak di jalan Bassalamah, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, diresmikan Wakil Presiden Republik Indonesia, Jusuf Kalla, Jumat (26/1/2018) sekira pukul 10 : 00 Wita.

Dihadapan ratusan mahasiswa Unifa, Jusuf Kalla menceritakan kala dirinya masih menjadi mahasiswa. Bahkan orang nomor dua di Republik Indonesia itu menyebut dirinya adalah seorang aktivis bersama dua orang sahabatnya Alwi Hamu dan Aksa Mahmud.

“Kita ini generasi tahun 60-an. Kalau jaman dulu di Makassar ini. Saya, Alwi dan dan aksa, bertiga  menggerakkan gerakan kemahasiswaan sebagai aktivis,” kata JK saat menyampaikan pidatonya.

Tapi kemudian, mereka balik jadi gerakan ekonomi. Saat tiga sahabat itu menyelesaikan pendidikan mereka di Universitas mereka mulai fokus membangun usaha mereka.

“Begitu selesai masa kemahasiswaan saya bertiga ini masuk ke dunia usaha dan tentu semangat kemahasiswaan tetap ada tapi tujuannya berbeda bukan lagi mengkritisi pemerintah atau apapun, tapi tujuannya membangun, sama-sama masyarakat dan pemerintah,” jelasnya.

Usaha yang dibangun ketiganya kini menjadi usaha besar di Sulawesi Selatan. Jusuf Kalla dengan PT. Hadji Kalla miliknya, Alwi Hamu dengan perusahaan media Fajar miliknya serta Aksa Mahmud dengan PT Bosowa miliknya.

“Walaupun mula-mulanya semua satu dengan saya, kemudian timbul tiga usaha, saya Haji Kalla, Aksa Bosowa dan Alwi Fajar,” papar JK.

Namun kini, sambung JK, usaha masing-masing tiga sahabat itu bukan lagi berlomba siapa yang paling besar diantara ketiganya. Sambil bercanda JK mengungkapkan bahwa ketiga usaha itu saat ini bertanding siapa yang memiliki gedung paling tinggi di Kota Makassar.

“Selalu bertanding mana gedung yang paling tinggi. Dan selalu Alwi mengklaim gedungnya paling tinggi karena ada antenanya itu,” ucapnya bersambung gelak tawa para undangan dan mahasiswa.

Maksud dari cerita itu, kata JK, ketika menjadi seorang mahasiswa tidaklah melulu soal demo dan mengkritisi pemerintah. Tetapi juga tentang bagaimana mencari pengalaman agar menjadi orang sukses.

“Jadi bagaimana suatu kekuatan, suatu  pengalaman, suatu semangat. Jangan mahasiswa pekerjaannya demo sampai tidak ada berakhirnya. Kita pada waktunya mulai, pada waktu nya berakhir mari kita mulai tahap baru,” ujarnya.

Usai menyampaikan berpidatonya , Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla kemudian menandatangani prasasti peresmian gedung baru milik Universitas Fajar. (Bur)