Laka Tunggal di Takalar, Enam Warga Jeneponto Tewas Satu Selamat

LIPUTAN8.COM , Takalar – Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di jalan poros Lingkungan Mangadu Kelurahan Mangadu, Kecamatan Manggarabombang, Kabupaten Takalar Sulsel, Jumat (22/12/2017) dini hari sekira pukul 03.30 Wita.

Mobil Daihatsu Ayla dengan nomor polisi DD 1387 LC, tergerak dari arah Kabupaten Jeneponto menuju Takalar dengan kecepatan tinggi dan tiba-tiba terjun ke rawa-rawa setelah oleng dan tidak bisa dikendalikan oleh sopir. Akibatnya enam orang penumpang meninggal dunia.

Kapolres Takalar, AKBP Gany Alamsyah Hatta saat dikonfirmasi mengatakan bahwa mobil tersebut dikemudikan oleh Syahrir dengan kecepatan tinggi dari arah Jeneponto mengarah dengan kecepatan tinggi, diduga kendaraannya oleng dan tidak bisa dikendalikan akhirnya mobil terjun ke rawa-rawa.

“Mobil tersebut dalam kecepatan tinggi dan saat di tikungan supir tidak bisa mengendalikan laju mobil dan langsung terjun ke rawa-rawa,” kata Gany kepada Liputan8.com, Jumat (22/12/2017).

Atas insiden kecelakaan ini 6 orang meninggal dunia dan satu korban selamat. Mereka yang meninggal dunia yaitu, Syahrir (32) sopir mobil, Alimuddin dg Sikki (57), Radifa marwah (2), Sudarman dg Tutu (18), Kayla (2), dan Sapri (30). Keenam korban yang meninggal dunia tersebut merupakan warga Kabupaten Jeneponto.

” Enam orang yang meninggal dunia, tiga orang meninggal di TKP dan tiga orang lainnya meninggal dunia saat dalam perjalanan ke Rumah Sakit,” tambahnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kasat Lantas Polres Takalar, AKP Supriadi mengungkapkan , mobil Ayla tersebut bergerak dari arah Timur ke Barat yang sementara mengikuti ambulance yang membawa istri Daeng Ngerang yang ingin melahirkan. Namun nahas, saat tikungan mobil oleng dan terjatuh.

“Mobil korban mengikuti ambulance yang membawa istri Dg.Ngerang,” kata Supriadi.

Ditambahkanya, pihak Satlantas Polres Takalar telah melakukan olah TKP dengan detail, termasuk membantu pihak keluarga korban seperti santunan dari Jasa Raharja. Sementara untuk jenazah korban telah dievakuasi ke rumah duka di Kabupaten Jeneponto dengan pengawalan anggota Lalulintas.

“Jenazah korban kita kawal ke rumah duka di Desa Barana Kecamatan Bangkala, Kabupaten Jeneponto,” tambahnya.

Sementara korban yang selamat, Dg. Ngerang (37) saat ini masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Takalar. Adapun kerugian materil dalam musibah tersebut ditaksir sebanyak Rp 15 Juta. (Bur)