Wartawan Bersama KBBN Polri Panrita Lopi Santuni Penderita Gizi Buruk

LIPUTAN8.COM, Bulukumba – Wartawan Makassar bersama dengan pihak kepolisian dari Keluarga Besar Bhayangkara Nusantara Polri Panrita Lopi menyambangi anak pendirita gizi buruk dan lumpuh layu di Gedung C1 lantai 2 No.212 R, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Andi Sultan Dg Raja Kabupaten Bulukumba, Kamis (14/12/2017) sore, sekira pukul 15.00 Wita.

Kedatangannya untuk memberikan donasi berupa sumbangan terhadap Sulaiman (15) warga Desa Tamatto, Kecamatan Ujung Loe, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan.

Sumbangan tersebut diberikan langsung kepada orang tua penderita gizi buruk yaitu Nompo (87) yang ditemani langsung oleh anaknya Jumiara (43).

Kedatangan kami selaku perwakilan Wartawan Makassar langsung disambut haru oleh Kakek berusia 87 tahun ini dan ia mengatakan banyak berterima kasih atas bantuannya dan semoga limpahan rezeki berlimpah serta selalu dalam lindungan oleh Allah SWT.
Sementara itu, perwakilan Wartawan Makassar, Lodi Aprianto mengatakan bahwa, sumbangan yang diberikan merupakan partisipasi dari beberapa wartawan di Kota Makassar dan tak hanya itu, sumbangan tidak lepas dari beberapa pihak kepolisian dari Polda Sulsel.

“Sumbangan ini partisipasi dari teman-teman wartawan Makassar dan juga beberapa pejabat utama dari Polda Sulsel,” tutur Lodi yang juga merupakan wartawan dari salah satu media online kabar.news

Sementara itu, Bripka Ahmad Fatir yang merupakan perwakilan dari Keluarga Besar Bhayangkara Nusantara Polri Panrita Lopi mengatakan bahwa donasi yang diberikan merupakan partisipasi dari seluruh anggota Polri khususnya orang Bulukumba.

“Bantuan ini dari anggota Polri khusus orang Bulukumba baik yang tugas di Bulukumba maupun yang ada di luar Bulukumba,” ungkap Fatir

Wartawan Makassar dan anggota Polri orang Bulukumba berharap bantuan ini bisa mengurangi beban dari dari keluarga Sulaiman dan semoga Sulaiman juga bisa cepat sembuh dan beraktivitas seperti remaja seusianya.

Terpisah, salah satu perawat di RSUD Bulukumba yang bertugas di ruangan tersebut mengatakan bahwa Sulaiman rencananya akan di rujuk ke Makassar untuk mendapatkan perawatan medis. Namun saat ini, untuk melakukan rujukan itu, Sulaiman harus mempunyai BPJS.

“Kita sementara menunggu BPJSnya selesai setelah itu langsung akan di rujuk ke Makassar,” kata perawat yang enggan disebut identitasnya. (Bur)