Operasi Pangan, Polres Gowa Amankan Barang Kadaluarsa

LIPUTAN8.COM, Makassar – Menjelang perayaan natal dan tahun baru Polres di jajaran Polda Sulsel melakukan pemantauan kesiapan pangan, operasi pasar.

Operasi Pasar tersebut merupakan arahan Kapolri dan Kapolda Sulsel guna menjaga stabilitas harga kelancaran distribusi komoditi pokok pangan yg disampaikan dlm v-con pd Senin, 11/12/ 2017 lalu.

Untuk menindaklanjuti arahan tersebut, Kapolres Gowa, Akbp Shinto Silitonga mengatakan Satreskrim Polres Gowa melaksanakan Operasi Pasar, Rabu (13/12/ 2017). Operasi Pasar tersebut dilakukan bersama pihak Disperindag kabupaten Gowa.

“Operasi pasar dilakukan untuk menindaklanjuti arahan dari pimpinan dengan tujuan menjaga kestabilan harga dan kualitas barang yang beredar,” ungkap Shinto kepada Liputan8.com.

Dalam operasi pasar tersebut beberapa tempat yang didatangi diantaranya PT. Sama Jaya di Jalan Malino Sombaopu, distributor gas elpigi ditemukan adanya tambahan besi lempeng ukuran 20cm pada body tabung gas 12kg dengan panjang dan besi lempeng ukuran 10cm pada body tabung gas 3kg.

Shinto menyebut operasi pasar juga dilakukan di PT Megah Mitra Energi Sejahtrerah di Jalan Poros Limbung Takalar, distributor gas elpigi ditemukan tambahan besi lempeng ukuran yang sama baik pada pada body tabung gas 12kg maupun 3kg.

Sementara di PT Jaya Gas Bakti di Jalan Poros Limbung Takalar, distributor elpigi dengan temuan berupa timbangan yang belum di tera.

Adapun Pasar Induk Minasamaupa di Jalan Poros Pallangga ditemukan barang dagangan kadaluarsa berupa 2 bungkus sambel Sasa, 8 botol sambel Sasa, 1 bungkus Nutricake Brownies, 6 bungkus Antaka jagung manis dan Biskuit Hattari.

“Ada ditemukan beberapa barang yang telah melebihi tanggal kadaluarsa,” tambahnya.

Dalam operasi pasar tersebut beberapa barang bukti yang diamankan diantaranya 4 tabung gas berukuran 3kg dan 12 kg, 2 bungkus sambal Sasa, 8 botol sambal Sasa, 1 bungkus Nutricake Brownies, 6 bungkus Antaka jagung manis, 1 unit timbangan dan Biskuit Hattari.

“Terkait hasil operasi pasar tersebut barang bukti disita dan dilakukan pemeriksaan terhadap pelaku usaha dan melakukan kordinasi dengan pihak terkait,” tambah Shinto. (Bur).